Manfaatkan Puisi Penyair Kawakan Kota Malang, Han Farhani Rilis Album "Duabelas Puisi" | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA KOTA MALANG

Manfaatkan Puisi Penyair Kawakan Kota Malang, Han Farhani Rilis Album “Duabelas Puisi”

Sepanjang tahun 2019 lalu, belantika musik Malang Raya cukup ramai dengan rilisan album, extended play, maupun single dari musisi Malang Raya.

Lalu penghujung 2019 kemarin ditutup dengan beberapa rilisan album. Sebut saja Morisade, Toxictoast, dan soloist Han Farhani.

Album Han Farhani bisa dibilang menambah warna musik Malang Raya. Bertajuk Duabelas Puisi, Han memanfaatkan 12 puisi karya penyair-penyair kawakan Kota Malang sebagai lirik lagu-lagunya.

“Duabelas Puisi merupakan tajuk yang dipilih dari jumlah keseluruhan nomor puisi yang terdapat dalam album,” ujar Han kepada Malangkami.

Puisi-puisi dalam Duabelas Puisi tersebut ditulis 5 penyair. Yaitu Tengsoe Tjahjono, Djoko Saryono, Nanang Suryadi, Yusri Fajar, dan Denny Mizhar.

Agak menggelitik mendengarkan alasan Han memanfaatkan puisi-puisi tersebut. Katanya, se-simpel agar dirinya tidak susah-susah memikirkan lirik.

“Orang sudah capek-capek nulis puisi, artinya sudah jadi bagus. Jadi, kami nggak perlu mikir lagi liriknya. Tinggal pikir melodinya,” ungkapnya.

Namun, tak dipungkiri bahwa hal yang dilakukan Han ini adalah salah satu bentuk apresiasi terhadap karya sastra puisi. Lima penyair tersebut juga adalah orang-orang yang kiprahnya tak diragukan.

“Ketika bikin musik, begitu masuk ke pembuatan lirik susah, gimana menulis lirik yang baik? Padahal, orang-orang sastra sampai dalam membahas puisi. Jadi, kami mendekat ke sana,” paparnya.

Tak ada tema besar yang memayungi Duabelas Puisi. Namun, sebagian besar puisi dalam Duabelas Puisi bercerita mengenai cinta dan keterasingan. “Pembuatannya dimulai semenjak 2011,” imbuhnya.

Melalui proses bertahun-tahun yang cukup lama, Han memotret kegelisahan para penyair tersebut dan memindah-bentukkan teks tersebut menjadi sesuatu yang cukup mudah diterima orang-orang yang tak begitu sering membaca sebuah puisi.

Kanal Terkait