SATUKANAL.COM
Mahasiswa Universitas Brawijaya
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN

Malang Mulai Panik Corona, Mahasiswa Universitas Brawijaya Dikabarkan Suspect

Satukanal, Malang – Kota Malang hari ini (13/2/2020) mulai dibuat panik oleh kabar adanya mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang suspect Virus Corona.

Kabar ini sudah tersebar di aplikasi pesan smartphone maupun media sosial.

Sebuah grup di sebuah aplikasi pesan yang diduga berisi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UB memperlihatkan seorang dosen yang menginstruksikan kepada mahasiswa dalam grup tersebut untuk pulang ke rumah dan segera minum vitamin C serta istirahat cukup.

Namun, dosen tersebut masih belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut. Screenshot isi grup ini sudah beredar.

Sementara di sebuah screenshot yang lain, seorang dosen menyatakan bahwa terdapat mahasiswa suspect virus corona di UB.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, maka kegiatan kumpul-kumpul dihindari.

Sementara di grup lain yang isinya juga sudah beredar, terdapat instruksi dari seorang dosen bahwa kemungkinan besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB akan melakukan modifikasi kegiatan perkuliahan menjadi berbasis online terkait kondisi yang semakin kompleks akibat dampak corona.

Informasi ini juga diperkuat dengan pernyataan dari Himpunan Mahasiswa Teknik UB yang membenarkan ada mahasiswa yang suspect Corona.

Baca Juga :  Mencegah Corona dari Tempat Ibadah

Hanya saja, dalam penjelasannya mahasiswa yang bersangkutan sudah mulai membaik dan sedang dalam penanganan khusus.

Para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi intra kampus tersebut mengimbau agar teman-temannya tidak panik dan terpancing informasi yang belum pasti kebenarannya.

Sementara itu, di Twitter, terdapat screenshot grup pesan yang menginformasikan bahwa ruang Gedung Bersama Teknik Industri (GBTI) UB di-lockdown.

Di screenshot pesan yang lain, seorang dosen menginformasikan bahwa terdapat mahasiswa teknik industri suspect corona.

Media ini langsung melakukan upaya konfirmasi atas informasi yang masih simpang siur tersebut. Kepala Humas UB Kotok Gurito menyatakan bahwa kabar ini masih diselidiki. “Masih diselidiki nih, Mbak. Belum tahu persis,” kata dia.

Kebenaran akan adanya suspect tersebut juga dikatakan masih belum jelas. “Di WA (WhatsApp) tapi kebenarannya masih belum jelas,” ujar Kotok.

Kotok pun mengarahkan media ini untuk menanyakan hal itu kepada humas fakultas teknik. Namun, hingga berita ini ditulis (pukul 21.06), humas fakultas teknik masih belum merespons.

Baca Juga :  Cucu Bung Karno Dipastikan Batal jadi Calon Wali Kota Surabaya

Sementara itu, seorang mahasiswa Fakultas Teknik UB yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa yang suspect corona tersebut masih belum jelas antara mahasiswa atau dosen. Ada yang mengatakan mahasiswa dan ada yang mengatakan dosen.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan teman-temannya saat ini gusar dengan adanya kabar ini. “Anak-anak sekarang gusar yang suspect tadi tuh udah jalan-jalan keliling GBTI. Jadi waswas apakah pulang bawa virus,” ungkapnya.

Dia membenarkan, saat ini teknik industri untuk sementara di-lockdown. Kegiatan perkuliahan untuk sementara dihentikan.

“Kegiatan perkuliahan untuk sementara ini dihentikan dan nggak berkumpul dulu. Jadi, diusulkan kuliah sistem online,” ucapnya.

Tidak hanya kampus UB, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pun panik.

Beredar imbauan lewat pesan Whatsapp dari salah satu dosen agar mahasiswa mengurangi aktivitas kumpul-kumpul.

Dosen tersebut melalui pesannya juga mengimbau agar petugas laboratorium membuka pintu dan tidak mematikan AC yang ada di ruangan.

Editor : Heryanto

Kanal Terkait