SATUKANAL.COM
BERITA

Maju Perseorangan Pada Pilkada, Ini Persyaratan Lengkap

Satuchannel.com, Kota Malang – Ingin mencalonkan diri melalui jalur perseorangan dalam Pilkada 2018? Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut.

Pertama, yang perlu diperhatikan adalah jumlah dukungan yang harus dikumpulkan. Karena jika tak memenuhi syarat dukungan sesuai yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, secara otomatis Anda akan dianggap gugur.

Di Kota Malang sendiri, calon perseorangan harus memenuhi minimal 45.844 perseorangan. Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Malang, Zainudin itu merupakan angka minimal dari jumlah pendaftar.

Menurutnya, jumlah penduduk di Kota Malang lebih dari 500 ribu sampai dengan satu juta orang, maka jumlah minimum dukungan persyaratan pasangan calon perseorangan pada pemilihan walikota dan wakil walikota Malang tahun 2018 adalah sebesar 7,5 persen.

“Dalam rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilu Presiden dan wakil Presiden 2014, pemilih di Kota Malang sebesar 611.246 orang,” jelasnya pada Awak Media ketika melakukan sosialisasi persyaratan bagi calon perseorangan dalam Pilkada 2018 yang berlangsung di Kantor KPU Kota Malang, Minggu (10/9).

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Kediri Temukan Ribuan Data Anak Dibawah Umur Masuk DPS

Dengan begitu, tambahnya,  7,5% (Tujuh setengah Persen) dari 611.246 (Enam ratus sebelas ribu dua ratus empat puluh enam) adalah sebesar 45.844 (Empat puluh lima ribu delapan ratus empat puluh empat).

Jumlah dukungan tersebut menurutnya wajib tersebar di lebih dari 50 persen dari jumlah kecamatan yang ada di Kota Malang, dengan perhitungan 50 persen dikalikan lima dan ditemukan hasilnya menjadi 2,5 persen di masing-masing kecamatan. Artinya, setiap pasangan perseorangan harus memiliki jumlah suara di tiga kecamatan, yang masing-masing sebesar 2,5 persen dari total suara minimum yang dibutuhkan.

Sementara itu, hal ke dua yang perlu menjadi perhatian adalah skema dari jumlah pemilih itu sendiri. Karena berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya menggunakan daftar pemilih tetap, Pilkada 2018 juga dapat menggunakan daftar penduduk potensial pemilih (DP4).

Baca Juga :  Ribuan APK Bermasalah Diberedel Bawaslu Kabupaten Kediri

“Jadi tidak hanya yang sudah terdaftar di Pilpres 2018 saja suara yang bisa digunakan. Tapi juga para pemilih pemula yang sudah memiliki surat keterangan penduduk dan pencatatan sipil,” tambah Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang, Deny Rachmat Bachtiar.

Data DP4 maupun daftar pemilih tetap (DPT) menurut Deny akan segera diperoleh dari KPU Indonesia. Karena daftar tersebut tidak langsung diberikan oleh Dispendukcapil Kota Malang, melainkan data akan diserahkan Dispendukcapil ke Kemendagri kemudian diberikan kepada KPU RI, dan baru hasilnya akan diterima KPU daerah.

“Kalau dulu data memang langsung dari Dispendukcapil, tapi sekarang dari Dispendukcapil ke Kemendagri kemudian KPU RI, lalu diserahkan ke KPU daerah,” terangnya panjang.

Selanjutnya, para pasangan calon independen dapat mengikuti berbagai tahapan yang ditetapkan oleh KPU. Diantaranya mendaftarkan diri ke KPU pada awal 2018, setelah melalui tahapan verifikasi terhadap daftar pemberi dukungan. (GUM)

Kanal Terkait