Mahasiswa Teknik UB Ciptakan Robot Terapi Pasca Stroke - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mahasiswa Teknik UB Ciptakan Robot Terapi Pasca Stroke
Desain robot rehabilitasi pasien pasca stroke (Foto: Humas UB)
BERITA Kanal Straight

Mahasiswa Teknik UB Ciptakan Robot Terapi Pasca Stroke

Satukanal.com, Malang – Proses belajar mengajar yang serba terbatas, tak menjadi halangan bagi Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) untuk berkarya. Berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran (FK), mereka berhasil menciptakan robot rehabilitasi untuk membantu terapi kaki pada pasien pasca stroke.

Kelima mahasiswa tersebut diantaranya adalah Dean Passaddhi (FT’18), Irfan Nadhif Musthofa (FT’18), Anak Agung Sagung Gede Paramitha Wardhana (FT’19), Faisal Mohammad Rifqi Aqil (FK’18), dan Nina Latifatus Sya’adah (FK’20).

Setelah stroke biasanya pasien mengalami gangguan dalam menggerakkan kaki atau tangan, sehingga dibutuhkan alat terapi untuk pemulihannya. Namun, alat terapi yang ada saat ini tergolong sangat besar dan membutuhkan banyak tempat.

Penggunaannya pun terbilang kompleks karena hanya dapat dioperasikan di rumah sakit saja. Untuk itu, inovasi robot rehabilitasi ini diciptakan sebagai upaya untuk menghasilkan produk yang dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaannya.

Baca Juga :  'Jok Nggupui', Sarana Pelayanan Publik Inovasi Kantor Kecamatan Dlanggu

Robot rehabilitasi ini dapat melakukan 2 pergerakan terapi kaki, yaitu pengangkatan dan penekukan kaki.  Pergerakannya juga dapat dikontrol melalui smartphone yang diintegrasikan menggunakan IoT. “Pasien bisa mengatur parameter pergerakan alatnya. Misalnya, jumlah gerakan dalam satu kali terapi dan sudut gerakan yang akan digunakan dalam terapi. Semua dapat dimonitor langsung di smartphone pengguna,” ungkap Dean.

Alat ini juga dibuat dari bahan aluminium yang memiliki sifat ringan, sehingga mudah dibawa kemana-mana serta tidak memakan banyak tempat. Diisnggung mengenai kelebihan robot rehabilitasi yakni pengggunaannya yang praktis dan dapat dibawa kemana saja.

Baca Juga :  Montir di Kediri Viral Gegara Berparas Cantik

Apalagi dengan adanya pengontrolan yang bisa dilakukan dari smartphone, tentu menjadi kelebihan tersendiri dari alat ini.  “Kami harap inovasi ini dapat menjadi solusi bagi pasien pasca stroke yang ingin mengembalikan otot-otot pada kaki sehingga dapat digerakkan dengan baik dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya,” harap Dean mewakili tim.

Sebagai informasi, ide ini telah mendapatkan bantuan pendanaan dari Kemendikbud dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karya Cipta dan akan mengikuti seleksi PIMNAS XXXIV pada bulan Agustus mendatang.

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Adinda

    Kanal Terkait