LTMPT Sebut Sistem Penilaian UTBK Gelombang 1 Dan 2 Sama - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
LTMPT Sebut Sistem Penilaian UTBK Gelombang 1 Dan 2 Sama
Foto: LTMPT Official
BERITA

LTMPT Sebut Sistem Penilaian UTBK Gelombang 1 Dan 2 Sama

SATUKANAL.com, NASIONAL– Baru-baru ini beredar isu yang beredar luas tentang sistem penilaian UTBK yang berbeda antara gelombang 1 dan 2. Kabar ini sontak membuat sejumlah calon pendaftar bertanya-tanya mengenai kebenaran kabar tersebut.

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 gelombang 1 sendiri diselenggarakan pada 12-18 April dan gelombang 2 pada 26 April-2 Mei mendatang. Untuk sistem penilaiannya akan mengunakan sistem Item Response Theory (IRT).

Menanggapi kabar tersebut, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyatakan bahwa sistem IRT sama baik untuk gelombang 1 maupun gelombang 2 UTBK-SBMPTN 2021. Prof Budi Prasetyo Widyobroto selaku Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT menyebut, jika informasi soal penilaian pada UTBK-SBMPTN gelombang 2 lebih rendah adalah kabar keliru.

“Tidak perlu dipikirkan kalau di Gelombang 1 atau Gelombang 2 penghitungannya akan lebih rendah dan sebagainya, itu bohong ssemua,” ujar Budi dilansir dari kompas.com.

Lebih lanjut, Budi mengatakan jika sebaiknya peserta UTBK_SBMPTN lebih baik berfokus pada usaha belajar masing-masing untuk mendapatkan nilai maksimal. “Jadi saran dari saya, yang terpenting siap untuk TPS dan TPA agar mendapatkan nilai bagus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berhasil Geser 'Squid Game' di Daftar Serial Populer Netflix, Ini Sinopsis Film 'Hellbound'

Menurut, Budi, pihaknya nanti akan melakukan scoring atau pengitungan baik gelombang 1 maupun gelombang 2 secara bersama-sama. Setelah tes selesai, kata  Budi, dilanjutkan penscroran, kemudian lihat hasil skornya dan dilakukan pembobotan.

Budi juga menegaskan, jika pihak yang menyebarkan informasi mengenai IRT selain LTMPT merupakan oknum yang tak bertanggung jawab. “Apalagi jika harus percaya dengan informasi yang simpang siur di media sosial, itu sangat tidak masuk akal,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada para peserta UTBK-SBMPTN untuk tidak mudah percaya dengan informasi selain dari LTMPT. Karena pihak yang membuat soal dan melakukan scoring adalah LTMPT. Selain itu, mungkin ada oknum dengan modus untuk memperoleh keuntungan.

Sebagai informasi tambahan, SBMPTN 2021 memiliki daya tampung sekitar 40 persen. SBMPTN dapat diikuti oleh siswa SMA/SMK yang berasal dari lulusan 2019, 2020 dan 2021. Begitu pula dengan lulusan paket C tahun 2019, 2020 dan 2021. Sedangkan batas usianya maksimal 25 tahun.

Baca Juga :  Sering Dimasukkan ke Grup Telegram yang Tak Dikenal? Ini Cara Mengatasinya

Sedangkan untuk konsep IRT berdasarkan tiga tahap yakni pertama, semua jawaban yang benar diberikan skor 1 poin, lalu untuk soal yang tidak dijawab diberikan skor 0. Kedua, melalui pendekatan dari teori respons butir atau item response theory, di mana tiap jawaban soal yang tepat akan dianalisa lagi karakteristiknya sesuai tingkat kesulitan dari soal-soal lainnya.

Terakhir, karakteristik dari tiap-tiap soal yang diperoleh dari tahapan dua akan digunakan untuk menghitung skor peserta. Selain itu, soal yang sulit akan memperoleh bobot paling tinggi dari yang lainnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait