Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang Diperkirakan Tak Terjadi Pada Libur Lebaran 2021 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang Diperkirakan Tak Terjadi Pada Libur Lebaran 2021
istimewa
BERITA Kanal Highlight

Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang Diperkirakan Tak Terjadi Pada Libur Lebaran 2021

Satukanal.com, Malang – Pada libur lebaran 2021 ini, lokasi wisata di Malang dan Kota Batu diprediksi tidak akan terjadi lonjakan. Pernyataan tersebut didasarkan adanya pembatasan mobilisasi masyarakat antar wilayah akibat adanya larangan mudik yang kembali diberlakukan.

“Belum bisa tinggi tingkat kunjungan sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 karena pembatasan antarwilayah atau aglomerasi,” terang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi.

Direktur Taman Rekreasi Selecta ini memprediksi kunjungan wisatawan baru akan naik setelah tanggan 17 Mei 2021 atau setelah larangan mudik selesai. Sujud memprediksi jumlah kunjungan wisatawan pada libur lebaran nanti hanya berkisar di angka 10 persen dari total kapasitas.

“Setelah tanggal 17 lebih tinggi kunjungan wisatawan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penurunan Mobilitas Berkat Operasi Yustisi

Sementara, kuota maksimal setiap tempat wisata sebanyak 50 persen dari total kapasitas sesuai protokol kesehatan. “Estimasi di libur Idul Fitri rata-rata di bawah 10 persen dari kapasitas sampai dengan tanggal 17. Tanggal 17 ke atas semoga bisa mencapai 30 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, untuk para wisatawan diminta membawa surat keterangan bebas Covid-19 sebagai syarat penerapan protokol kesehatan saat memasuki daerah wisata.

Aturan tersebut dikaitkan dengan surat edaran dari tim Covid-19 bahwa siapa pun yang berwisata ke Kota Malang itu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Harus di-swab. Sebelum wisatawannya ke hotel atau ke destinasi, dia harus swab, ada protokol itu” ujarnya.

Baca Juga :  Sanusi Ingatkan Seluruh Camat Serius Dalam PPKM Darurat

Wisatawan luar daerah yang hendak ke Kota Batu juga harus melengkapi syarat yang sama. Salah satu persyaratan yang harus dibawa adalah surat keterangan bebas Covid-19.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur (Jatim) Herlin Ferliana mengimbau masyarakat mentaati protokol kesehatan secara ketat. “Perlunya penerapan 5M atau protokol kesehatan agar tetap dijalankan selama liburan” terang Herlin.

Penerapan 5M, dikatakan Herlin, sangat penting meskipun sudah banyak dilakukan vaksin. Karena belum diketahui seberapa efektivitas vaksin yang diberikan terhadap mutasi virus Covid-19 baru yang mulai ditemukan di Indonesia.

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait