Liga 3 Segera Bergulir, PSID Jombang tak Pasang Target Tinggi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Liga 3 Segera Bergulir, PSID Jombang tak Pasang Target Tinggi
Latihan PSID Jombang di stadion Merdeka (Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Sport

Liga 3 Segera Bergulir, PSID Jombang tak Pasang Target Tinggi

Satukanal.com, Jombang – Liga 3 Regional Jawa Timur semakin dekat, PSID Jombang menatap liga dengan berbagai kendala, meski begitu manajemen tetap yakin dan realistis pasang target.

Hendrawan Dwi Susanto, Pelatih PSID Jombang mengatakan, tim yang ia asuh tetap berlatih guna mengasah kemampuan jelang bergulirnya kompetisi liga 3 skala daerah Jatim. Kendati, badai kerap menerpa kondisi tim.

“Kita tetap mengasah kemampuan, untuk menunjang mental bertanding. Untuk tim PSID sendiri sudah cukup, ada 25 pemain dari lokal Jombang, tidak ada mengambil pemain dari luar,” ucapnya pada wartawan pada Kamis (7/10/2021).

Hendrawan menyebut, pada awal seleksi itu ada sekitar 29 orang yang mengikuti seleksi. Tim manajemen juga kerap melakukan uji tanding dengan tim kampung, untuk melihat potensi pemain di setiap tim yang dilawan PSID.

Seleksi yang dilakukan itu akhirnya memunculkan 25 nama pemain yang nantinya akan bertanding di grup A Zona VII bersama Persedikab Kediri, PSBI Blitar, Persem Mojokerto dan Persekam Metro FC Malang.

Jelasnya, persiapan tim untuk mengarungi kompetisi sangat membutuhkan dukungan operasional dari berbagai pihak. Namun yang terjadi, Laskar Kebo Kicak harus memutar otak sendiri untuk memenuhi kebutuhan tim, karena tidak ada pemasukan.

“Kita tau bahwa saat ini PSID tidak ada dana sama sekali. Jadi yah hanya mengandalkan sukarelawan saja. Ada berbagai pemain yang mungkin cari duit diluar atau dapat dari luar dan mereka punya hasil dan dibayar. Jadi kami persilahkan. Karena mereka layak dapat bayaran kok dari luar. Sedangkan, kalau kita bicara didalam keadaannya seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Muhammad Nizar Abdillah, Remaja Disabilitas yang Ukir Prestasi Lewat Keterbatasan

Sementara untuk managemen tim, juga adalah orang yang terlibat menjadi sukarelawan yang peduli terhadap potensi anak-anak Jombang khususnya dalam Sepakbola. “Sebenarnya itu orang relawan semua. Karena memang peduli dengan anak-anak Jombang yang punya minat bola itu saja,” ujarnya.

Terkait operasional selama latihan maupun kedepannya, yang ia tahu saat ini, tim mengandalkan sumbangan dari beberapa pihak. Seperti warung-warung kopi yang ikut membantu. Dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) justru tidak ada.

“Untuk operasional yang kita tau, ada dari warung-warung kopi, pokoknya sumbangan lah. Dari Pemkab sama sekali tidak ada. KONI juga. Tolong lah kalau ada yah di kasih. Jadi sampai hari ini Nol rupiah,” tukasnya.

Walaupun mengalami beberapa kendala, tim tetap mendapatkan kerjasa dengan salah satu aparel bola asli Jombang yakni Kampung Bola.

Disinggung terkait kerjasama yang disepakati bersama, kerjasama yang terjalin ini menjadikan Jersey Kampung Bola menjadi aparel resmi PSID serta memenuhi kebutuhan alat latihan untuk para pemain.

Baca Juga :  Selama Pandemi, Perceraian di Jombang Capai Ribuan Kasus

Hendrawan, menuturkan lebih jauh, tugasnya dan manajemen adalah melatih, sedangkan jika ada hal lain diluar tugasnya, akan dikesampingkan lebih dahulu.

“Sementara tugas saya ini melatih aja, diluar itu tidak terlalu dipikirkan. Karena ya itu, tugas kami untuk membina bakat muda putra asli daerah Jombang,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapten PSID Jombang, Didit Febrianto (28) mengatakan, ia dan pemain lainnya, hanya ingin bermain dan ikut kompetisi dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

“Kita putra daerah, jadi membela tempat kelahiran kita sendiri. Jadi yah main saja tanpa ada intervensi apapun. Jadi yang senior ini mendampingi adik-adik yang muda ini,” katanya.

Untuk target, pemain yang terbilang sering menjadi punggawas PSID ini menyebut, target yang ingin dicapai tidak terlalu tinggi. Realistis dan menang di setiap pertandingan saja sudah cukup apalagi kompetisi liga 3 Jatim diperkirakan digelar pada bulan November 2021 mendatang.

“Harapannya, pasti tim pelatih punya target. Kita realistis ajalah targetnya hanya memenangkan setiap pertandingan saja lah. Kalau memang dari pemerintah belum ada apa-apa, yasudah kita cari sendiri saja. Karena juga melihat keadaannya seperti ini kan,” pungkasnya.

 

Pewarta: Anggit Puji 

Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait