Larangan Mudik Lebaran, Polda Jatim Siapkan 7 Titik Penyekatan Antar Provinsi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Larangan Mudik Lebaran, Polda Jatim Siapkan 7 Titik Penyekatan Antar Provinsi
STRAIGHT NEWS

Larangan Mudik Lebaran, Polda Jatim Siapkan 7 Titik Penyekatan Antar Provinsi

Satukanal.com, Malang – Adanya larangan mudik Lebaran 2021, Polda Jatim akan lakukan penyekatan di 7 titik perbatasan antar provinsi, guna menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi gelombang arus mudik tahun ini.

Pemerintah kembali melarang masyarakat untuk mudik Lebaran Idulfitri tahun 2021 ini. Hal tersebut dilakukan guna menghindari peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air pasca mudik lebaran.

Tidak seperti tahun lalu yang memaksimalkan skrining perbatasan antar kota, kali ini, Polda Jatim akan melakukan penyekatan baik perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah maupun Jawa Timur-Bali.

“Yang akan sangat diperhatikan penyekatan keluar masuk provinsi, Jatim ke Jateng, Jateng ke Jatim, maupun dari Bali. Kita sudah siapkan 7 titik penyekatan,” ujar AKBP Deni Kuncoro Kabagbinops Ditlantas Polda Jatim.

Selain itu, akan dilakukan skrining terhadap seluruh kendaraan pribadi yang melintasi posko pengecekan. Sedangkan untuk kendaraan pembawa bahan-bahan pokok, akan diperiksa secara acak.

Baca Juga :  Gandeng Perguruan Tinggi, Kabupaten Malang Optimis Turunkan Stunting 4 Persen

Para pengendara yang melintasi posko pengecekan akan diminta menyerahkan berkas persyaratan perjalanan. Jika tidak, maka petugas akan melakukan swab antigen seperti yang diberlakukan saat penyekatan mudik Lebaran tahun 2020 lalu.

Untuk mengantisipasi peningkatan pasien positif Covid-19 pasca mudik lebaran, Polda Jatim juga akan menerapkan para pengendara untuk menjalani swab antigen, seperti cara bertindak yang diterapkan pada tahun 2020 lalu.

“Cara bertindak kami seperti tahun kemarin, sebelum dikembalikan nanti akan kita tes swab antigen dulu apakah mereka terindikasi atau tertular Covid-19. Nanti apabila hal itu terjadi, maka akan ada isolasi. Kalau enggak ya akan kami kembalikan,” ujarnya.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Bakso Berkuah Sadis di Malang

Kini Polda Jatim dan Pemerintah Provinsi Jaawa timur hanya melakukan monitoring pelaksanaan. Hal itu dilakukan guna mengetahui kapan kebijakan tersebut diberlakukan, AKBP Deni menyebut masih dalam proses pembahasan.

“Kalau tahun kemarin namanya pengamanan itu 14 hari, 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah. Tapi kenyataannya tahun kemarin selama 45 hari,” ujarnya.

Meski begitu, ia memastikan mulai 12-25 April mendatang akan diberlakukan Operasi Keselamatan yang juga untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aturan larangan mudik Lebaran 2021.

Sebagai informasi, pada masing-masing kabupaten/kota, nantinya ada penyekatan terdiri dari 3 pilar, yakni Polres, Kodim dan Pemda yang akan membagi titik-titik mana saja yang akan dilakukan penyekatan.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait