Larangan Mudik 2021, Perjalanan Mendesak Berlaku SIKM - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Larangan Mudik 2021, Perjalanan Mendesak Berlaku SIKM
BERITA

Larangan Mudik 2021, Perjalanan Mendesak Berlaku SIKM

SATUKANAL.com, NASIONAL Larangan mudik 2021 telah diberlakukan oleh pemerintah. Seluruh moda transportasi publik baik darat, laut dan udara dilarang selama 6 hingga 17 Mei mendatang.

Meski demikian, ada pengecualian bagi kendaraan pengangkut logistik serta masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak. Seperti, bekerja/dinas, ada keluarga sakit/meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga dan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang. Untuk itu, perjalanan mendesak selama larangan mudik lebaran 2021 harus disertai surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

Cara Memperoleh Surat Izin Perjalanan/SIKM

Ketentuan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. Cara memperoleh surat izin perjalanan tersebut berbeda bagi setiap kategori seperti non pekerja, pekerja informal, swasta maaupun instansi pemerintah.  Berikut rinciannya:

1. Masyarakat Non Pekerja

Surat izin perjalanan/SIKM untuk masyarakat non pekerja dapat diperoleh dari Kepala Desa atau Lurah setempat. Pelaku dapat meminta surat izin tertulis yang dilengkapi dengan tanda tangan basah atau elektronik Kepala Desa atau Lurah. Disertai pula identitas diri calon pelaku perjalanan dan dicetak.

Baca Juga :  Waspada!, Klaster Baru dari Rumah Santri

2. Pekerja Informal

Surat izin perjalanan/SIKM untuk  sektor informal dapat diperoleh dari Kepala Desa atau Lurah berupaa surat izin tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik Kepala Desa atau Lurah serta identitas calon pelaku perjalanan.

3. Pegawai Swasta

Surat izin perjalanan/SIKM untuk pegawai swasta dapat diperoeh dari pimpinan perusahaan berupa surat izin tertulis yang dilengkapi dengan tandatangan basah atau elektronik pimpinan tersebut serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

4. Pegawai Instansi Pemerintah

Surat izin perjalanan/SIKM untuk pegawai pemerintah baik ASN, BUMN/BUMD maupun TNI/Polri dapat diperoleh dengan meminta ssurat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi tandatangan basah atau elektronik pejabat dan identitas diri calon pelaku perjalanan. Print-out atau cetakan surat izin perjalanan tersebut dibawa untuk ditunjukkan apabila dilakukan pengecekan.

Ketentuan Pemberlakuan Surat Izin Perjalanan/SIKM

Berbeda dari tahun lalu yang harus melakukan pengurusan surat izin perjalanan secara online, saat ini SIKM harus diurus secara langsung oleh pelaku perjalanan ke pihak yang telah ditentukan. Adapun ketentuan terkait pemberlakukan surat izin perjalanan yang meliputi:

Baca Juga :  Kota Malang Pecah Rekor, Sehari Makamkan 18 Jenazah Covid

1. SIKM Yang Berlaku Secara Individu

Maksud dari ketentuan ini adalah satau surat hanya dapat digunakan untuk satu individu yang bersangkutan dan tidak secara berkelompok.

2. Individu Tersebut Berusia 17 Tahun ke Atas

Untuk melakukan perjalanan, individu tersebut harus berusia 17 tahun ke atas. Sedangkan bagi mereka yang di bawah itu maka tidak memerlukan surat ini.

3. Berlaku Untuk Sekali Perjalanan

Sekali perjalanan tersebut artinya, pergi-pulang lintas daerah atau provinsi atau negara dalam sekali waktu saja. Apabila ingin melakukan perjalanan lagi, di waktu yang berbeda maka pelaku perjalanan harus membuat surat izin perjalanan lagi.

Itulah, ulasan mengenai surat izin perjalanan atau SIKM yang berlaku untuk melakukan perjalanan selama berlakunya larangan mudik lebaran 2021 ini. Pemerintah menerapkan larangan tersebut guna meminimalisr penyebaran penularan Covid-19.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait