LaporSam, Aplikasi Pemkot Permudah Masyarakat Laporkan Lokasi Hingga Korban Bencana - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Atasi 274 Hektar Kawasan Kumuh, SK Baru Turut Diterbitkan Pemkot
BERITA

LaporSam, Aplikasi Pemkot Permudah Masyarakat Laporkan Lokasi Hingga Korban Bencana

Satukanal.com, Malang – Menindaklanjuti terjadinya gempa Malang Raya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan meluncurkan aplikasi LaporSam. Aplikasi tersebut bertujuan sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana, dalam menyampaikan laporan jika peristiwa serupa kembali terjadi.

Pada Sabtu (10/4/2021) siang wilayah Kabupaten Malang dilanda Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Pusat terjadinya gempa saat itu berada di 8,95 LS dan 112,48 BT atau 90 km barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan kedalaman 25 km.

Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, meskipun gempa memiliki magnitudo yang besar, namun gempa yang terjadi di Malang bukan termasuk jenis gempa megathrust.

Terjadinya bencana alam tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan ratusan bangunan seperti fasilitas umum mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Masyarakat Dilarang Beri Imbalan ke Petugas KUA, Kemenag Kota Malang : Birokrasi Harus Bersih

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, Melalui aplikasi LaporSam, masyarakat secara mandiri dapat melakukan pin lokasi terjadinya bencana, mendokumentasikan kerusakan (foto), dan melaporkan ada korban luka atau jiwa.

Sutiaji juga mengimbau kepada warganya untuk melaporkan data yang valid. “Kami meminta masyarakat untuk memasukkan data yang valid. Agar mempermudah pemerintah dan relawan, dalam hal melakukan tindakan lanjutan,” ujarnya.

Selain itu, Alie Mulyanto selaku Kepala BPBD Kota Malang, mengungkapkan pihaknya tetap intens komunikasi dengan BMKG untuk mengantisipasi adanya gempa susulan.

Peristiwa gempa bumi tersebut juga berpengaruh pada banjir dan tanah longsor. Sehingga, Alie berpesan dan memberikan himbauan kepada seluruh warga agar tetap berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  Larangan Mudik, PT KAI Bakal Hentikan Operasional Kereta Jarak Jauh

Sebagai informasi, berdasarkan data BMKG, hingga Selasa (13/4/2021), terhitung sebanyak 11 kali gempa susulan terjadi di Kabupaten Malang.

Besaran gempa susulan tersebut cenderung lebih kecil dibanding gempa bumi pada Sabtu (13/4/2021) lalu, Besarnya mulai 4.1, 3,2, dan 3,7 Magnitudo. Sehingga masyarakat pun juga tidak merasakannya.

Update terbaru jumlah kerusakan akibat gempa bumi pada Sabtu lalu di Kabupaten Malang sebanyak 3.748 unit bangunan. Rinciannya, 1.600 unit alami kerusakan ringan, 1,130 unit mengalami kerusakan sedang, dan 1.018 rumah rusak berat. Untuk jumlah korban jiwa masih tetap 3 orang dan 54 orang mengalami luka-luka.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait