Langgar PPKM Kota Batu, Pelaku Usaha Terancam Tutup Selama 7 Hari | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Langgar PPKM Kota Batu, Pelaku Usaha Terancam Tutup Selama 7 Hari
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Langgar PPKM Kota Batu, Pelaku Usaha Terancam Tutup Selama 7 Hari

SATUKANAL.com, BATU– Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah menyiapkan sejumlah sanksi bagi pelanggar PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang berlangsung sejak tanggal 11 Januari hingga 25 januari 2021.

Bagi pelanggar PPKM di Kota Batu ada ketentuan sanksi yang dibagi menjadi dua kategori yaitu pertama, untuk kategori pelaku usaha yang meliputi warung, kafe dan mall. Kedua yaitu untuk sanksi perorangan.

Pada kategori pertama yaitu pelaku usaha, mereka yang melanggar PPKM  akan diberi sanksi teguran tertulis terlebih dahulu. Jika masih melanggar lagi maka akan dikenai sanksi penutupan tempat usaha selama tujuh hari. Sedangkan bagi pelanggar perseorangan, akan dilakukan teguran tertulis atau denda maksimal Rp 100 ribu.

Baca Juga :  5 Potret Pernikahan Unik Saat Pandemi Covid-19

M Nur Adhim selaku Kasatpol PP Kota batu mengungkapkan jika pihaknya terus melakukan patroli untuk menegakkan aturan tersebut. “Tim gabungan melakukan patroli untuk memastikan pelaksabaab PPKM,” terangnya.

Ia juga menghimbau kepada semua pelaku usaha dan masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Karena hanya dengan emnerapkan protokol kesehatan, wabah ini bisa dicegah penyebarannya,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan agar para pemilik restoran dan sejenis untuk memperhatikan aturan selama PPKM berlangsung. Apabila tak taat dengan aturan maka pemerintah Kota (Pemkot) Batu siap melakukan penutupan.

Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Batu, bahwa kegiatan restoran atau sejenisnya hanya diperbolehkan untuk beroperasional hingga pukul 19.00 WIB dan pengunjung dibatasi hingga 25 persen dari kapsitas tempat.

Baca Juga :  Pertahankan Zona Oranye, Dukung Program PPKM Menuju Mojokerto Bangkit

Menurut Dewanti,penegakan sanksi penutupan dilakukan untuk mewujudkan pengendalian covid-19 di Kota batu serta guna mewujudkan target Kota Batu menjadi zona hijau.

Di akhir pernyataannya, ia juga berpesan agar seluruh lapisan masyarakat mematuhi aturan yang telah dibuat oleh Pemkot Batu serta untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Sudah saatnya mmata rantai covid-19 putus. Tidak ada cara lainnya kecuali semua masyarakat menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait