Lama Buron, Pria Asal Malang Spesialis Pembobol Sekolah 'di Dor' Polisi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
IMG-20210916-WA0044-8a2147da
Tersangka saat diamankan pihak kepolisian.
Kanal Straight

Lama Buron, Pria Asal Malang Spesialis Pembobol Sekolah ‘di Dor’ Polisi

Satukanal.com, Jombang Setelah lama jadi buronan polisi, spesialis pembobol sekolah di Kabupaten Jombang akhirnya tertangkap. Moch Jinar Ridwan (37) lakon utama diamankan usai aksi terakhirnya berakhir tragis, karena tertangkap kamera CCTV.

Pembobol Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menegah Pertama (SMP) ini diketahui telah melakukan aksinya kurun waktu Januari hingga September 2021. Warga Kecamatan Diwek, Jombang itu dibekuk Resmob Satreskrim Polres Jombang saat berada di rumahnya.

Saat digrebek, pelaku coba kabur, dengan terpaksa timah panas polisi meluncur deras ke kaki kanannya. “Tersangka melakukan kejahatannya di 22 TKP di Jombang dengan sasaran SD dan SMP,” ucap Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, dalam konferensi pers di Halaman Mapolres Jombang, Kamis (16/9/2021).

Terakhir, pelaku melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) di SDN Podoroto, Kecamatan Kesamben, Jombang, Senin (13/9/2021) lalu. Pada saat melakukan aksinya, pelaku berhasil mencuri sejumlah perangkat elektronik didalam sekolah tersebut. Diantaranya Hardisk, Proyektor, Laptop dengan total kerugian mencapai Rp 30 juta lebih.

Baca Juga :  Terbaik se-Jatim, Ini Daftar 15 Sekolah Versi LTMPT

Lanjut Kapolres, Tersangka melakukan aksinya sendirian dengan menggunakan sepeda motor. Lalu barang-barangnya dimasukkan ke dalam karung yang telah disiapkan dan hasil barang curian tersebut dijual ke sejumlah penadah di berbagai wilayah diantaranya Jombang dan Surabaya.

“Uang dari penjualan barang hasil kejahattan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelasnya.

Dalam melakukan aksinya, modus operandi yang digunakan pelaku yakni mencari sasaran dengan cara memperhatikan gembok pada pintu gerbang sekolah yang pada posisi gembok berada di luar pagar.

Setelah dipastikan tidak ada orang di dalam lingkungan sekolahan, kemudian tersangka masuk dengan cara merusak gembok pada pintu masuk yang lain lalu mencongkel jendela dan masuk ruangan untuk mengambil barang berharga. Dalam melancarkan aksinya, tersangka melakukannya pada malam hari saat kondisi sekolahan sepi.

Sementara itu, menurut Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan, pelaku adalah spesialis pembobol sekolah yang memanfaatkan kondisi sekolah dalam keadaan sepi lantaran tidak ada kegiatan belajar mengajar di masa pandemi COVID-19.

Baca Juga :  PTM Berjalan, Sekolah di Jombang Siap Tambah Kapasitas

“Tersangka ini asalnya dari Malang kemudian menikah dengan orang Jombang. Awalnya jualan pentol (cireng), karena pandemi sepi pembeli, sehingga melakukan pencurian. Setiap satu minggu sekali dia melakukan pencurian di sekolah,” katanya.

Adapun barang bukti yang disita polisi di antaranya 1 unit ampli, 3 unit proyektor, 2 buah printer, 3 buah speaker aktif, 1 buah hardisk, 1 buah anak obeng, 1 buah kubut, 1 unit sepeda motor honda vario tanpa pelat nomor dan 2 buah karung.

“Atas perbuatannya, Tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) Ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Anggit Puji
Editor: Ubaidhillah

  • IMG-20210916-WA0045-94087a4c
    IMG-20210916-WA0045-94087a4c
    Barang bukti yang diamankan dari tersangka
    Foto by Anggit

Kanal Terkait