Lagi, Mahasiswa UB Meninggal Dunia karena Tenggelam, Kali Ini di Sumber Jenon | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA KABUPATEN MALANG

Lagi, Mahasiswa UB Meninggal Dunia karena Tenggelam, Kali Ini di Sumber Jenon

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang lagi-lagi meninggal akibat tenggelam. Setelah Frans Nababan tenggelam karena terseret ombak Pantai Watu Leter, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Kamis (19/12/2019), kali ini seorang mahasiswa UB tenggelam saat berwisata di pemandian Sumber Jenon, Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jumat (20/12/2019).

Sekretaris BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang Bagyo Setiono mengungkapkan bahwa korban yang meninggal karena tenggelam tersebut bernama Jibril Muhammad.

”Informasinya, korban ini mahasiswa satu fakultas dan satu angkatan di UB (Universitas Brawijaya) dengan korban tengelam di Pantai Watu Leter (Frans Nababan),” kata Bagyo, Sabtu (21/12/2019).

Usai dievakuasi dari dasar Sumber Jenon, Jibril langsung dilarikan ke klinik setempat sebelum akhirnya dibawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Malang, Jumat (20/12/2019) malam.

”Korban dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Kota Malang. Jenazahnya sempat dibawa ke kamar mayat RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) sebelum dibawa ke Boyolali untuk dimakamkan pihak keluarga,” ucap Bagyo, yang juga turut mendampingi kasus tenggelamnya mahasiswa UB ini.

Terpisah, Camat Tajinan Sri Pawening mengaku bahwa sebelum ditemukan tenggelam di dasar kolam, pengelola Sumber Jenon sudah mengingatkan Jibtil agar tidak berenang di kawasan pohon menjari.

”Sudah diingatkan agar tidak berenang di bawah akar pohon menjari. Bentuknya seperti telapak tangan (manusia), ada 5 jarinya. Memang dilarang berenang di kawasan itu (pohon menjari),” ujar Sri kepada Malangkami.com, Sabtu (21/12/2019).

Menurut Sri, Jumat (20/12/2019) sore sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama lima orang temannya yang juga satu kampus tiba di pemandian Sumber Jenon. Sekitar 30 menit kemudian, korban berenang terlebih dahulu.

Dari keterangan beberapa saksi, Jibril berenang mengelilingi lokasi pemandian. Bahkan remaja 18 tahun itu sempat berenang menjauhi teman-temannya. Nahas, tidak lama setelah itu, keberadaan korban tidak diketahui.

Beberapa pengunjung berupaya mencari keberadaan Jibril. Hingga akhirnya, salah satu pengunjung menemukan Jibril tergeletak tak berdaya di dasar perairan Sumber Jenon.

”Waktu dibawa ke atas (diselamatkan), kondisi korban belum meninggal. Namun saat dibawa ke klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama, kondisi korban semakin kritis dan akhirnya meninggal saat dirawat di RSUD Kota Malang (Jumat 20/12/2019 tengah malam),” tutup Sri.

Kanal Terkait