SATUKANAL.COM
BERITA

Kurang Ada Respon Dari Dispar, Masyarakat Jalan Terus Lakukan Pengembangan Swadaya

Satuchannel.com, Kota Batu – Pengembangan objek wisata Coban Putri oleh LMDH Desa Tlekung dan Perhutani Malang kurang mendapat respon dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Meski demikian, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batu beberapa kali telah meninjau lokasi wisata yang terletak di Dusun Krajan, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini.

Hanya menurut Ketua LMDH Desa Tlekung sekaligus Penanggungjawab Pengelola Wisata Coban Putri Suwandi, pihak Dispar hanya sekedar berkunjung.

Akses Jalan Menuju Coban Putri (Aris)

“Belum ada misalnya saran pengembangan ini kemana, bagaimana dan kira – kira fasilitas apa lagi yang perlu ditambahkan. Hanya sekedar lihat saja mas.” ujarnya.

Meski demikian kurang adanya perhatian dari Dispar Kota Batu tak membuat pihak pengelola patah arang. Pembuatan fasilitas – fasilitas tambahan terus digarap dalam setahun terakhir tanpa menunggu campur tangan Pemkot Batu.

Spot foto di Coban Putri (Swandy)

“Semuanya swadaya, idenya juga ide kita masyarakat sini. Kami sebenarnya mengharapkan Dinas Pariwisata bisa ikut andil karena wisata ini kan juga bayar pajak 10% ke Pemkot.” tambahnya.

Akses jalan menuju Coban Putri (Swandy)

Sementara itu, petugas Perhutani yang merupakan Penanggungjawab kawasan hutan Coban Putri dan Coban Rais, Siswadi mengatakan selama ini masyarakat memang yang berinisiatif mengembangkan sendiri.

“Awalnya masyarakat yang bergerak, maka akhirnya kami jadi ikutan semangat untuk mengembangkan wisata ini. Kan nanti yang diuntungkan masyarakat setempat juga. Asalkan pengembangannya tidak merusak lingkungan.” ujar Siswadi saat ditemui satuchannel.

Ketua LMDH Desa Tlekung, Suwandi (Aris)

Saat ini pencanangan pavingisasi program Pemkot Batu di objek – objek wisata sudah mulai masuk kawasan Coban Putri. Proyek pavingisasi ini sebagai upaya Pemkot Batu untuk memberikan akses jalan yang nyaman ke tempat – tempat wisata.

“Memang harusnya ada kerjasama antara Masyarakat, Perhutani, dan Pemkot untuk mengembangkan wisata untuk kesejahteraan masyarakat setempat juga.” ungkap Siswadi. (Swd / Ars)

Kanal Terkait