Kunjungi Tebuireng, Moeldoko Sebut Pesantren Sentral Pembangunan Karakter Bangsa - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pondok-Pesantren-2-8fb1f9cd
Moeldoko saat ziarah ke makam Gus Dur.
BERITA Kanal Straight

Kunjungi Tebuireng, Moeldoko Sebut Pesantren Sentral Pembangunan Karakter Bangsa

Satukanal.com, Jombang – Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko menyebut Pondok Pesantren di Indonesia sebagai sentral pembangunan karakter bangsa. Hal ini ia sampaikan saat kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Jumat (17/9/2021).

Moeldoko bersama rombongannya disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz beserta asatidz Tebuireng.

Moeldoko dijamu di Ndalem kesepuhan. Selanjutnya, rombongan melakukan ziarah ke makam KH M Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, dan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Disela aktifitas kunjungan, pria kelahiran Kediri ini mengatakan, pesantren sebagai sentral pembangunan karakter bangsa.

“Pesantren adalah sentral pembangunan karakter sebuah bangsa. Di Pesantren di tanamkan terkait ukhwah Islamiyah yang berkaitan dengan persatuan dan kesatuan. Ini persoalan kebangsaan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pantau Vaksinasi, Kapolda Jatim: Penyakit Datang saat Kita Lemah

Kemudian, ia menambahkan, pesantren dapat menjadi tempat tumbuhnya kelompok-kelompok yang membangun bangsa lewat metode pendidikannya. Semisal disiplin waktu melaksanakan salat atau sebuah kewajiban.

“Sebuah komitmen kuat dari Presiden Jokowi untuk pesantren bisa dilihat dari adanya hari santri, sudah lama jadi keinginan dari insan pesantren dan diwujudkan di era Jokowi,” jelasnya.

Masih kata Moeldoko, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menambahkan dengan undang-undang pesantren. Dikatakannya, Jokowi dan pemerintah berjuang cukup keras dalam mewujudkan undang-undang ini.

Perjuangan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren yang susah payah mendidik karakter anak bangsa untuk cinta tanah air. “Namun, dengan berbagai upaya yang kuat dari pemerintah, undang-undang pesantren bisa terwujud,” katanya.

Terbaru, tegas Moeldoko, pada 2 September 2021, Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Baca Juga :  Kitab KH Hasyim Asy'ari Berusia Satu Abad Lebih Masih Terjaga Baik

Perpres ini bisa dilihat di laman resmi Sekretariat Negara (Setneg), pada Pasal 2 disebutkan, pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola berdasarkan asas dan tujuan penyelenggaraan pesantren sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya pada Pasal 3, pendanaan penyelenggaraan Pesantren dikelola untuk pengembangan fungsi Pesantren yang meliputi fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

“Terbaru ada Perpres nomor 82 tahun 2021, lewat aturan ini pemerintah memikirkan pendanaan pesantren. Ini sebuah wujud nyata dari Presiden Jokowi agar pesantren ini betul-betul menjadi sebuah lembaga pendidikan yang baik untuk anak bangsa,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Anggit Puji 

Editor: Ubaidhillah

 

    Kanal Terkait