KPU Gelar Debat Publik Tahap Pertama Untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malang | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Debat Publik
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

KPU Gelar Debat Publik Tahap Pertama Untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malang

SATUKANAL.com, MALANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dengan tema Kesejahteraan Rakyat. Debat ini disiarkan secara langsung dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang oleh TVRI pada hari Jumat (30/10/2020), pukul 19.00 WIB. Debat ini juga disiarkan mealui Radio Republik Indonesia (RRI), Elfara FM, CityGuide FM, Kalimaya Bhaskara FM dan Kanjuruhan FM.

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini mengatakan bahwa pelaksanaan debat publik tersebut merupakan kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Malang bagi para pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat. “Ini merupakan kampanye yang difasilitasi KPU Kabupaten Malang, untuk menyampaikan program kerja pasangan calon, untuk masyarakat Kabupaten Malang, “Kata Anis. (30/10/2020) Selain itu, debat publik ini juga bisa memberikan informasi secara mendetil dan menyeluruh kepada masyarakat yang nantinya akan dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan.

Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Malang (Pilkada) ini diikuti oleh tiga pasangan calon yaitu Sanusi-Didik Gatot Subroto dengan nomor urut satu dalam pengundian, merupakan pasangan petahana dan diusung oleh enam partai politik. Enam partai tersebut meliputi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kemudian, ada pasangan Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Terakhir adalah pasangan Heri cahyono dan Gunadi Handoko yang merupakan pasangan dari jalur perseorangan yang lolos dalam tahapan verifikasi faktual dukungan perbaikan dan mendapatkan nomor urut tiga.

Baca Juga :  Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua

Calon Bupati Malang nomor urut 01, M. Sanusi mengatakan bahwa visi misi yang diusung adalah mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang makmur, bersatu, mandiri, berdaulat dan berkepribadian dalam semangat gotong royong dalam bingkai NKRI. Sanusi juga menjelaskan bahwa selain sektor pendidikan, dirinya juga memperhatikan sektor kesehatan, jika nantinya kembali memimpin Kabupaten Malang. Salah satu yang akan diprogramkan adalah memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat miskin.

“Kami mencanangkan Malang Makmur yang pertama adalah pendidikan merata agar kualitas pendidikan meningkat dan terjangkau oleh seluruh masyarakat,” kata Sanusi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sanusi juga mengatakan bahwa untuk peningkatan ekonomi, saat ini Kabupaten malang sedang bertumbuh. Hal ini dibuktikan dengan adanya hotel bintang lima yang sudah ada di Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Debat Publik Berlangsung Dimasa Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Malang Batasi Undangan

Sementara itu calon Bupati Malang nomor urut 02, Lathifah Shohib mengatakan bahwa dirinya mengusung visi misi “Malang Bangkit” menuju masyarakat sejahtera lahir dan batin. Lathifah juga menambahkan beberapa program yang akan dilakukan jika dirinya terpilih menjadi Bupati Malang, salah satunya mencakup sektor pendidikan. Lathifah menyatakan akan meningkatkan kesejahteraan para guru dan memberikan sekolah gratis. Selain itu, Lathifah juga akan melakukan pembangunan peran perempuan termasuk memberikan pelatihan ekonomi berbasis digital.

“Kami menerjemahkan dalam program, seperti bidang pendidikan, kami siap untuk menghilangkan dikotomi antara sekolah dan madrasah. Kemudian meningkatkan kesejahteraan guru dan sekolah gratis,” Ujar Lathifah.

Selanjutnya, calon Bupati Malang nomor urut 03 yaitu Heri Cahyono menambahkan, jika dirinya nant terpilih menjadi Bupati malang maka ia akan memberikan solusi denga visi misi “Malang Jejeg”. Terdapat tiga pilar dalam visi tersebut yakni jejeg (tegak) moral, jejeg pemerintah dan jejeg penghidupan.

“Kami menyiapkan program aksi di berbagai hal, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, tenaga kerja, infrastuktur, industri, perdagangan, penanaman modal, hukum, sosial dan lingkungan,” ujar Heri.

 

Pewarta : Adinda A.I.U.
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait