Kota Malang Wacanakan Bebas Botol Plastik, PDAM Klaim Siapkan 270 Titik ZAMP | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
download
Salah satu Zona Air siap minum di area publik Kota Malang (Foto : lingkarmalang.com)
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN

Kota Malang Wacanakan Bebas Botol Plastik, PDAM Klaim Siapkan 270 Titik ZAMP

SATUKANAL, MALANG – Pemerintah pusat telah membuat kebijakan nasional tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampah plastik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tanggal 28 Februari 2018 Nomor SE.3/UM/RT/SET.1/2/2018 tentang Himbauan Penyediaan Hidangan Rapat Bebas Kemasan Plastik.

Dalam surat edaran tertanggal 9 Maret 2018 itu, lembaga negara, instansi vertikal pemerintahan, TNI/Polri, perusahaan swasta, hotel, sekolah, rumah sakit, puskesmas, lembaga masyarakat, hingga komunitas peduli lingkungan diimbau untuk tidak menggunakan pembungkus plastik dalam setiap agenda yang dilakukan, dan disarankan menggunakan bahan organik yang mudah diurai.

Di tingkat daerah, Wali Kota Malang Sutiaji kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk mengurangi penggunaan plastik. Per satu Januari 2019, seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) Kota Malang hingga sekolah dan rumah sakit diimbau dan ‘haram’ menggunakan kemasan plastik. Mulai dari botol sekali pakai hingga sedotan dalam setiap aktivitas yang dilakukan di kantor, terutama dalam hidangan rapat.

Imbauan untuk mengurangi penggunaan kantung plastik itu sebelumnya memang sudah dikeluarkan melalui Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 660/829/35.73.307/2018 tentang Himbauan Pengurangan Penggunaan Plastik.

Selain itu, setiap kantin di kantor dan sekolah agar tidak menjual makanan kemasan plastik melainkan disarankan menggunakan bahan organik yang lebih mudah diurai seperti daun salah satunya.

Usai dikeluarkannya surat edaran pada awal 2018, setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang memang selalu diimbau untuk tidak menggunakan plastik.

Kebijakan tersebut, juga didukung dengan penyediaan tempat isi ulang air minum di zona-zona publik dan lingkungan pendidikan. Perumda Tugu Tirta Kota Malang mengklaim sudah menyiapkan sebanyak 270 titik akses Zona Air Minum Prima (ZAMP).

“Saat ini sudah ada 270 titik anjungan ZAMP,” ungkap Dirut Perumda Tugu Tirta Kota Malang Nor Muhlas. Menurut Muhlas, keberadaan zona air siap minum atau yang biasa disebut dengan drinking water fountain tersebut merupakan layanan cuma-cuma alias gratis bagi masyarakat.

Baca Juga :  Guna Pengembangan Potensi Dan Kompetensi Tenaga Pendidik, Walkot Malang Kukuhkan 37 Kepala Sekolah Di Kota Malang

Rencananya, lembaga eks PDAM itu akan menambah fasilitas ZAMP di sekolah-sekolah yang dilakukan secara bertahap. “Selain sekolah, rumah sakit dan beberapa dinas terkait juga meminta untuk ketersediaan ZAMP di ruang publik tersebut,” jelas Muhlas.

Namun pihaknya masih menunggu proses pengadaan dikarenakan biaya pengadaan ZAMP cukup mahal. Pihaknya juga berharap ada kesadaran bagi instansi-instansi swasta untuk mendukung program tersebut.

Meski Muhlas menyebut ada 270 titik ZAMP, tetapi berdasarkan peta titik isi ulang air siap minum di website instansi tersebut masih berada di angka 148 lokasi. Rinciannya, ada 113 titik di lembaga pendidikan dan untuk area publik ada 35 tempat.

Keberadaan titik air siap minum itu belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat. Masih ada yang ragu akan kualitas air yang disebut bebas kandungan-kandungan berbahaya.

Seperti yang diungkapkan Sofi, salah satu perantau yang bekerja di Kota Malang mengaku takut mencoba air siap minum Perumda Tugu Tirta. “Sering lihat ada di Jalan Ijen, juga dibeberapa kantor sekolahan. Tapi masih belum berani nyoba, takut kalau malah sakit perut,” tutur perempuan berkacamata ini.

Lain halnya dengan Firman, dia mengaku baik-baik saja mengonsumsi air siap minum tersebut. “Sering kok, kan saya bawa botol minum. Kalau lewat, yaa saya isi ulang di titik ZAMP itu. Nggak ada efeknya apa-apa, seperti minum air putih galon biasa,” sebut bapak dua anak ini.

Berikut, titik-titik lokasi Anjungan Kran Air Siap Minum yang disediakan Perumda Tugu Tirta Kota Malang.
Di sekolah-sekolah: SDN Tlogowaru 1, SDN Model, SDN Kebonsari 2, SDN Gadang 4, SDN Buring, SDN Bandungrejosari 2, SDN Ciptomulyo 2, SDN Sukun 1, SDN Tanjungrejo 1, SDN Tanjungrejo 2, SDN Tanjungrejo 4, SDN Kota Lama 1, SDN Kota Lama 4, SDN Kota Lama 6, SDN Kedung Kandang 2, SDN Polehan 1, SDN Polehan 2, SDN Sawojajar 4, SDN Sukoharjo 1, SDN Sukoharjo 2, SDN Kauman 1, SDN Kauman 3, SDN Bareng 1, SDN Kesatrian 2, SDN Lesanpuro 4, SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 3, SDN Sawojajar 1, SDN Sawojajar 2, SDN Sawojajar 6, SDN Kidul dalem 1, SDN Kasin, SDN Klojen 1, SD Muhammadiyah 9, SDN Muhammadiyah 2, SDN Purwantoro 8, SDN Pandanwangi 1, SDN Pandanwangi 2, SDN Pandanwangi 3, SDN Blimbing 2, SDN Blimbing 3, SDN Blimbing 4, SDN Purwodadi 1, SDN Purwodadi 3, SDN Purwodadi 4, SDN Arjosari 1, SDN Mulyorejo 2, SDN Bareng 1, SDN Bareng 3, SDN Pisang Candi 1, SDN Pisang Candi 3, SDN Rampal Celaket 1, SDN Lowokwaru 1, SDN Lowokwaru 2, SDN Lowokwaru 3, SDN Dinoyo 1, SDN Dinoyo 2, SDN Tlogomas 2, SDN Mojolangu 1, SDN Tunjung Sekar 1, SDN Tunjung Sekar 3, SDN Tunjung Sekar 5, SDN Polowijen 2, SDN Purwodadi 1, SDN Purwodadi 4 dan Sekolah Kalam Kudus.

Baca Juga :  Jembatan di Bandulan Ambrol, Sutiaji Instruksikan Percepat Pembenahan

Pada area publik: Kelurahan Arjowinangun, Block Office Jl. Mayjend Sungkono, LP Wanita Kebonsari, Samsat Kota Malang, Puskesmas Janti, Masjid Al Fattah, Rs. Panti Nirmala, Alun-alun Kota Malang, Balai RW 06 Kelurahan Kidul Dalem, Puskesmas Arjuna, Puskesmas Gribig, Masjid Miftahul Jannah, Kantor Kelurahan Sawojajar, PDAM Kota Malang, Balaikota Kota Malang, Kantor Perwakilan Cabang Kota Malang, Kelurahan Klojen, Kantor Pelayanan SIM Polres Malang, Loket Panglima Sudirman, LP Lowokwaru, Kelurahan Purwantoro, Puskesmas Mulyorejo, Perpustakaan Ijen, Taman Merbabu, FT jln. Besar Ijen 2, FT jln. Besar Ijen 3, FT jl. Besar Ijen 4.

Pewarta: Sherla Naya
Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait