Kota Malang Raih Penghargaan Di Bidang Kewaspadaan? Ini Penuturan Abah Anton | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Kota Malang Raih Penghargaan Di Bidang Kewaspadaan? Ini Penuturan Abah Anton

Satuchannel.com, Kota Malang – Walikota Malang, H. Moch Anton secara resmi menerima piagam penghargaan dari Kemendagri atas prestasinya dalam melaksanakan program kewaspadaan daerah. Dalam hal ini, Tim Pamwil Bakesbangpol Kota Malang membentuk tim pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kota Malang.

Acara penghargaan yang Bertempat di Hotel Harris Malang, Senin(15/5), H.M Anton menyampaikan sangatlah krusial dan strategis peran tim pengendalian ini karena berbagai perbedaan sering muncul.

Kota Malang Raih Penghargaan (Iqb)

“Untuk itu, semangat kebersamaan harus selalu dikuatkan dengan langkah pemberdayaan. Keterlibatan masyarakat secara aktif menjadi modal utama”, tegas Anton dalam sambutannya.

Baca Juga :  Ciptakan Inovasi Guna Transaksi Keuangan Akuntabel dan Transparan, Kemendikbud Raih Penghargaan Indonesia Government Procurement Awards

Atas dasar itu, di Kota Malang dibentuk tim pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan yang keanggotaannya berasal dari elemen masyarakat. Menurut Anton, semua didasarkan pada satu pemikiran bahwa deteksi dini harus muncul dari masyarakat.

“Dengan mengembangkan jejaring komunikasi, arus informasi dan deteksi dari bawah melalui fungsi kerja tim Pamwil Kota Malang akan termonitor secara sistematik. setiap perkembangan yang ada dan tersebar di 57 wilayah kelurahan akan terlacak”, bebernya.

Baca Juga :  Ciptakan Inovasi Guna Transaksi Keuangan Akuntabel dan Transparan, Kemendikbud Raih Penghargaan Indonesia Government Procurement Awards

Sementara itu, Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Dirjen Polpum Kemendagri, Bahrum Alamsyah Siregar menyatakan, Kota Malang merupakan kota yang sangat kondusif dan memiliki toleransi kepercayaan beragama yang cukup tinggi.

“Hal ini patut dijadikan sebagai role model pembentukan tim pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan bagi kabupaten atau kota lainnya”, lanjut Bahrum. (GUM)

Kanal Terkait