Kota Batu Dapat Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Atas Kesenian Jaran Kepang Dan Bantengan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kota Batu Dapat Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Atas Kesenian Jaran Kepang Dan Bantengan
Acara Anugerah Seni Budaya tahun 2020
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kota Batu Dapat Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Atas Kesenian Jaran Kepang Dan Bantengan

Satukanal.com, Batu – Kesenian Jaran Kepang dan Bantengan dari Kota Batu mendapatkan sertifikat warisan budaya tak benda (WBTB) yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Kedua sertifikat penghargaan WBTB tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu yakni Arief As Siddiq.

Penyerahan sertifikat WBTB tersebut dilangungkan pada acara Anugerah Seni Budaya tahun 2020 yang berlokasi di Pantai Solong ,Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (14/11/2020) pada hari Sabtu malam (14/11/2020).

Arief mengatakan, “Kota Batu mendapatkan sebuah kehormatan dan amanah di bidang kebudayaan dengan mendapatkan dua sertifikat warisan budaya dari menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia”.

Sertifikat yang diterima pada acara tersebut ada dua macam yakni, setifikat warisan budaya tak benda untuk kesenian jaran kepang dan sertifikat warisan budaya tak benda yang kedua untuk kesenian bantengan.

Baca Juga :  Wali Kota Batu Tetapkan Darurat Bencana Pada Oktober 2020 Hingga April 2021 di Wilayah Batu

Kota Batu memang dikenal akan kedua seni budaya tradisional jaran kepang dan bantengan. Kedua seni budaya tradisional tersebut juga selalu hadir dalam setiap kegiatan-kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Batu. Dua kesenian tersebut dinilai menjadi identitas budaya dan tumbuh berkembang di Kota Batu sejak pra kemerdekaan. Arief bersyukur atas raihan yang diperoleh Kota Batu.

“Karena kedua kesenian tradisonal ini, kami mendapatkan potensi dan akhirnya dinyatakan dan Alhamdulillah jaran kepang dan bantengan diakui sebagai warisan budaya nasional dari Kota Batu” ucapnya.

Arief As Siddiq menjelaskan bahwa kesenian Jaran Kepang dan Bantengan telah dilestarikan masyarakat Kota Batu secara turun menurun.

Baca Juga :  Disparta Kota Batu Kembali Gelar Lomba Layang-Layang Hias Dalam Rangka HUT Kota Batu ke-19

“Misalnya untuk kesenian Bantengan itu mampu membentuk komunitas yang tergabung dalam Bantengan Nuswantoro dan memiliki anggota ribuan orang. Pemkot Batu memberikan dukungan setiap tahunnya,” ujarnya.

Setiap pertunjukan jaran kepang dan bantengan yang diadakan di Kota Batu mampu menarik wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Sedangkan untuk kesenian Jaran Kepang, hampir dimiliki oleh setiap desa atau keluruhan di Kota Batu dan Jaran Kepang juga kerap menjadi pertunjukan pembuka setiap kegiatan yang diadakan oleh warga.

“Dengan raihan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda, kami berjuang bersama masyarakat untuk terus bisa mempertahankan kesenian yang ada,” tegasnya.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait