Korban Investasi Bodong, Tiga Korban Lapor Polres Malang Kota - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Korban Investasi Bodong, Tiga Korban Lapor Polres Malang Kota

Satuchannel.com, Kota Malang – Polres Malang Kota didatangi tiga orang yang mengaku korban dari investasi bodong, akibat ulah Mirna Cempluk. Tiga orang ini yakni R (26), I (24), dan N (30) melaporkan Mirna Cempluk warga Jalan Telaga Golf Nomor 25, Perumahan Araya Kota Malang.

Mereka mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta dari uang yang mereka transfer kepada Mirna. Pihak yang bersangkutan sendiri saat ini melahirkan diri. Korban ditawarkan mendapatkab keuntungan setiap bulannya hingga puluhan juta. Namun hingga batas waktu yang ditentukan keuntungan tersebut tak kunjung datang.

“Saat itu, sudah saya transfer dan dijanjikan bakal untung besar, saya ikut Rp 50 juta, setiap Rp 20 juta dapatnya Rp 7 juta, dan setiap Rp 10 juta dapatnya Rp 3 juta,” ungkap R salah satu korban.

Baca Juga :  Penurunan Mobilitas Berkat Operasi Yustisi

Pelaku yang tak bisa mempertanggungjawabkan janjinya, akhirnya oleh para korban melabrak kediaman Mirna pada Selasa malam (1/8). Ternyata saat didatangi rumah tersebut hanya rumah kontrakan.

Lantaran kesal dengan keadaan rumah yang kosong, para korban meluapkan emosinya dengan menyita seluruh barang – barang milik pelaku. Aksi ini akhirnya digagas oleh pihak keamanan perumahan yang berusaha menghentikan penyitaan tersebut dengan alasan belum tentu barang tersebut milik pelaku.

Baca Juga :  PPKM Darurat Diperpanjang, Sutiaji : Kuncinya Di Masyarakat

Saat ditanya, korban mengaku mengenal Mirna melalui jejaring sosial Facebook. “Ya kenalnya lewat facebook. Saat itu saya dikasih tahu teman kalau investasi itu benar-benar menguntungkan, selalu cair. Namun belakangan ini malah tidak jelas, cairnya hanya yang kecil-kecil,” tuturnya.

Hingga kini pihak Polres Malang Kota masih mendalami kasus ini mengingat laporan baru masuk. Saat dikonfirmasi melalui Kapolres Malang Kota pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

” Kami juga minta masyarakat waspada jangan tergiur keuntungan jutaan. Harus berhati – hati dalam lakukan investasi,” tutur Kapolres Malang Kota, AKBP Hoirudin Hasibuan, pada Kamis (3/8). (GUM)

Kanal Terkait