Kontribusi Produk Tembakau Capai 69 Persen, Kanwil DJP Jatim III Target Pendapatan Rp 38,6 Triliun | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kontribusi Produk Tembakau Capai 69 Persen, Kanwil DJP Jatim III Target Pendapatan Rp 38,6 Triliun
Kepala Kanwil DJP Jatim III, Agustin Vita Avantin saat menghadiri acara di Latar Ijen (Foto : Sherla/Satukanal)
BERITA STRAIGHT NEWS

Kontribusi Produk Tembakau Capai 69 Persen, Kanwil DJP Jatim III Target Pendapatan Rp 38,6 Triliun

SATUKANAL, MALANG – Di tengah kenaikan cukai rokok, target pendapatan dari pajak rokok masih menjadi tumpuan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur (Jatim) III. Target pendapatan pada 2020 ini pun naik menjadi Rp 38,6 triliun.

Dibandingkan tahun sebelumnya, tuntutan capaian itu naik 24,88 persen dari target pendapatan 2019 sebesar Rp 36,2 triliun. Kepala Kanwil DJP Jatim III Agustin Vita Avantin menyatakan, pihaknya harus kerja keras untuk mencapai angka tersebut.

“Di tahun 2020 target mengalami peningkatan, kami optimis ada peningkatan. Kami tidak berpikir jauh bagaimana kita meraih target Rp 38 triliun. Tapi kami yakin pertumbuhan akan mencapai 2 persen setiap bulannya,” ujar Agustin.

Baca Juga :  Diskoperindag Gelar Operasi Pasar dan Pasar Murah, 5 Hari Berturut-turut di 5 Kelurahan

Selain itu, Agustin juga menyampaikan soal pentingnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. “Selain kesadaran untuk bayar pajak, diperlukan juga kepatuhan dan kesukarelaan membayar pajak,” tambahnya.

Dia merinci, penyumbang terbesar terhadap penerimaan pajak berasal dari sektor industri hasil tembakau. “Setidaknya kontribusi dari tembakau itu 69 persen dan itulah yang harus kita manage dengan baik,” ungkap wanita asal Malang ini.

Ia menambahkan bahwa naiknya harga rokok tidak berdampak pada upaya penerimaan pajak di sektor ini. Selain sektor industri sebagai penyumbang penerimaan pajak, terdapat pula sektor pembangunan infrastruktur dan administrasi pemerintah.

Baca Juga :  KIM Award 2020 Kota Malang, Cegah Disinformasi Antara Masyarakat Dan Pemerintah

Pihak DPJ berharap adanya kerja sama antar institusi dan masyarakat terutama media. Terutama adanya kolaborasi yang baik dengan media untuk memudahkan masyarakat mengetahui berbagai hal terkait pajak.

“Upaya yang harus kita lakukan adalah membina kerja sama dengan instansi terkait seperti Bea Cukai terkait cukai rokok dan juga anggaran bagaimana mereka mendistribusikan uang pemerintah yang harus kita ikuti. Adapun dari sektor swasta, kami memang harus lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pajak,” pungkasnya.

Pewarta : Sherla Naya

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait