Konsumen Punya Masalah Jual Beli, Lapor Saja Lembaga Ini, Gratis Tanpa Dipungut Biaya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Konsumen Punya Masalah Jual Beli, Lapor Saja Lembaga Ini, Gratis Tanpa Dipungut Biaya

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Malang, mengimbau masyarakat Kota Malang yang memiliki sengketa terkait jual beli dengan para pelaku usaha, untuk melaporkan hal tersebut ke BPSK Kota Malang.

Kepala BPSK Kota Malang, Luh Eka Wulantari mengungkapkan, bahwa masyarakat yang memang benar-benar mempunyai masalah atau dirugikan oleh pelaku usaha agar aktif untuk melaporkan hal tersebut ke BPSK Kota Malang.

“Masyarakat jangan takut untuk melaporkan jika konsumen dirugikan. Dan jangan berfikir jika melaporkan sengketa dipungut biaya. Melapor ke BPSK gratis tanpa dipungut biaya. Tapi terkadang masih ada yang berfikir jika melapor ke BPSK dipungut biaya, padahal gratis.

Dalam kaitan pelaporan ke BPSK, meskipun para pihak nantinya disidangkan, BPSK bukan menjatuhkan sanksi melainkan melakukan mediasi dan mencarikan solusi,” jelas Luh Eka Wulantari yang Kasi Tertib Niaga Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang (21/2/2019).

Sementara itu, mulai awal tahun 2019 hingga Februari ini, BPSK Kota Malang telah menerima 10 pengaduan para konsumen yang memiliki sengketa dengan mereka para pelaku usaha.

10 permasalahan yang diajukan tersebut berasal dari berbagai bidang. Ada yang dari bidang finance, pelanggan PLN, Properti, maupun koperasi.

Terkait problem dari konsumen sendiri, untuk keluhan seputar permasalahan di lembaga Finance, seperti pengambilan kredit sepeda motor dengan menggunakan nama orang lain.

Biasanya mereka yang menggunakan nama orang lain akan kesulitan saat mengambil BPKB. Sebab, begitu motor atau mobil lunas orang yang dipinjam namanya tersebut terkadang hilang dan tidak diketahui keberadaannya.

“Selain itu, ada problem biasanya ada perampasan kendaraan di jalan, kemudian ada kendaraan konsumen yang dilelang tanpa sepengetahuan pemilik, dan ada juga terkadang ada akumulasi denda telat bayar yang begitu tinggi. Mamun setelah kita selesaikan, biasanya ada potongan sampai 60 persen,” ungkap wanita cantik ini.

Lebih lanjut dijelaskan Eka, dari 10 pengaduan tersebut, sembilan sengketa telah berhasil diselesaikan oleh BPSK Kota Malang. Sementara satu sengketa, yakni yang berhubungan dengan PLN, tak diselesaikan oleh BPSK karena antara PLN dan konsumen telah terdapat perjanjian jika terdapat sengketa akan diselesaikan oleh Badan Arbitrasi Nasional Indonesia (BANI).

“Rincian pengaduannya, tujuh sengketa finance, satu koperasi, satu properti dan satu PLN. Dari pengaduan-pengaduan tersebut, BPSK telah menyelesaikannya. Dan pastinya semua tentu ada solusi,” pungkas Eka, sapaan akrabnya.

Kanal Terkait