Komunitas Sejarah dan Budaya Peringati Harlah Pancasila Di Museum Mpu Purwa | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Komunitas Sejarah dan Budaya Peringati Harlah Pancasila Di Museum Mpu Purwa

Satuchannel.com, Kota Malang – Perayaan Hari Lahirnya Pancasila juga diperingati oleh komunitas sejarah dan budayawan Kota Malang. Bertempat di Museum Mpu Purwa komunitas sejarah dan budaya Kota Malang menggelar refleksi kelahiran pancasila, Rabu sore (1/6).

Hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Malang yang diwakili oleh Kasi Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, Agung H. Buana.

Diawali dengan sambutan dari Disparbud, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan menyanyikan lagu nasional menjadikan peserta khilaf untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Baca Juga :  Ikhtiar Dari Sang Ayah Membuahkan Hasil, Prof. Dr. Moh. Fadli, S.H., M.Hum Raih Gelar Profesor Universitas Brawijaya

“Peringatan pancasila saat ini penting melihat bagaimana kondisi bangsa akhir – akhir yang terkoyak.” ujar Kasi Pemasaran Disparbud Kota Malang, Agung H. Buana dalam sambutannya.

Peserta menyanyikan Indonesia Raya (Aris)

Ia menambahkan Indonesia adalah bangsa yang besar yang disegani di dunia yang memiliki pedoman hidup yakni pancasila.

Penyelenggaraan acara yang dilaksanakan di Museum Mpu Purwa merefleksikan bagaimana pancasila lahir dari sebuah kebudayaan asli Indonesia. Di museum ini tersimpan kekayaan budaya dari nenek moyang yang juga harus terus dijaga dan dilestarikan.

Baca Juga :  Satukanal.com Gelar Webinar Guna Persiapan Pilkada Desember 2020 Mendatang

Harapannya dengan peringatan ini, mampu menyatukan perbedaan yang diciptakan oleh Sang Pencipta yang merupakan wujud nyata penerapan pancasila.

“Menerima perbedaan sebagai rahmat Sang Pencipta yang merupakan wujud penerapan pancasila yang akhir – akhir ini mulai mengalami ujian.” ujar salah seorang peserta Ardi Wina Saputra yang juga guru sastra SMAK St. Albertus.

Selain itu acara sebagai wujud konsolidasi pemerhati sejarah dan budaya di Malang Raya untuk dapat melawan upaya gerakan untuk merongrong pancasila tersebut.

Kanal Terkait