KKB, Spot Kuliner di Bantaran Sungai Brantas yang Patut Dikunjungi - Satukanal
SATUKANAL.COM
KKB, Spot Kuliner di Bantaran Sungai Brantas yang Patut Dikunjungi
Wisata kuliner KKB di Kelurahan Banjarmlati (Foto: Anis Firmansyah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Feature Kanal Pesona

KKB, Spot Kuliner di Bantaran Sungai Brantas yang Patut Dikunjungi

Satukanal.com, Kediri – Tak jauh dari pusat Kota Kediri tepatnya di Kelurahan Banjarmlati, ada sebuah tempat wisata kuliner yang patut untuk dikunjungi. Mengusung konsep alam dengan pemandangan Sungai Brantas tempat tersebut dinamai Kuliner Kali Brantas (KKB).

Tak hanya menyuguhkan pemandangan yang yang elok, wisata kuliner KKB ini menyediakan berbagai menu olahan alam asli Sungai Brantas seperti ikan wader, rengkik, belut, lele, udang, dan nila. Selain itu, ada juga menu masakan khas Tulungagung dan Trenggalek, seperti lodo ayam kampung, serta ikan tuna asap.

Pengelola Warung KKB, Imam Dahroni mengaku sengaja membuat KKB lantaran konsep wisata kuliner alam masih belum ada yang memakai.

“Apalagi ini didaerah kota yang masih jarang, bahkan belum ada. Nuansa lokasi konsep alam, serta makanan dan minuman seperti ini,” kata Imam Dahroni selaku pengelola Wisata Kuliner KKB, Senin (7/62021) sore.

Tak hanya pemandangan sungai, pengunjung yang datang juga akan merasa nyaman karena tempatnya luas dan sejuk dikelilingi pepohonan tinggi menjulang. Bahkan setiap sudut yang mengarah ke sungai di sekitar lokasi bisa difungsikan untuk spot foto.

Baca Juga :  Gegara Pecel Puluhan Ribu, Pemkot Kediri Keluarkan SK Harga Jual

Selain pemandangan, menu makanan yang ditawarkan di Kuliner Kali Brantas relatif murah, berkisar antara Rp 10.000 – Rp 15.000 ribu untuk setiap porsi. Sementara untuk minuman dijual dengan harga standar.

Yang menarik untuk minuman yang dijual tersedia sedikitnya 10 varian. Antara lain es alpukat banjir bandang, es suket, dan es cupang warocai.

“Per hari jumlah pengunjung yang datang, bisa dikatakan mencapai 50 -100 orang, kami masih terus berbenah juga. Digital marketing di medsos juga masih belum berjalan. Ini juga masih ada beberapa perbaikan, insyaallah nanti peresmian bersamaan dengan ulang tahun Kota Kediri,” tuturnya.

Dalam pembangunan wisata kuliner KKB ini, dia mengaku turut mendapat dukungan dari lingkungan setempat. Pasalnya, dahulu sebelum digunakan untuk membangun KKB lokasi yang dipakai tersebut merupakan tempat pembuangan sampah liar yang mencemari lingkungan.

Baca Juga :  Bupati Dhito: Dana yang Kita Gelontorkan untuk Persedikab Terbilang Besar

“Dengan adanya (KKB) ini, Alhamdulillah yang terbiasa buang sampah sembarangan, enggan untuk membuang. Sebanyak 14 pekerja dari warga sekitar sini,” terangnya.

Imam juga menuturkan, selain KKB nantinya di lokasi yang sama sesuai rencana akan dibangun gerai UMKM untuk menampung produk dan karya dari warga sekitar kelurahan Banjarmlati. Tak cukup disitu, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau berkarya dan memasarkan di tempat yang sama.

“Saat ini kami sudah ada rencana untuk bekerjasama dengan komunitas hidroponik. Rencananya dalam watu dekat mau menanam di lintasan pagar. Sekaligus mengenalkan bahwa berkebun hidroponik dengan sistem milenial,” jelasnya

 

 

Penulis: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait