Khofifah : BOR Jatim Melandai, Kita Mulai Fokuskan di Isoter - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Khofifah : BOR Jatim Melandai, Kita Mulai Fokuskan di Isoter
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Chosa Setya/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Khofifah : BOR Jatim Melandai, Kita Mulai Fokuskan di Isoter

Satukanal.com, Malang – Meski zona merah Covid-19 mewarnai Jawa Timur,  kabar baik justru diungkapkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dia menyebutkan Bed Occupancy Ratio (BOR) di Provinsi Jawa Timur terus melandai hingga kini.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mencatat, per Minggu (25/07/2021) sore, BOR ICU di angka 82 persen dan BOR isolasi sebesar 77 persen. Meski begitu, Khofifah tidak ingin adanya kelonggaran protokol kesehatan (Prokes) di masyarakat. Apalagi, seperti di Kota Malang.

“Jadi, tetap vaksinasi dan Prokes dimaksimalkan. Kalau berkaitan dengan BOR, berarti cerita di hilir. Sedangkan vaksinasi dan Prokes, berarti cerita hulu. Saya ajak masyarakat maksimal di hulu, ayo yang belum vaksin untuk segera vaksin, jaga Prokes,” ujar Politikus Partai PPP itu.

Baca Juga :  PKL Stadion Kanjuruhan Boleh Buka Kembali

Senada dengan Khofifah, Dirut Rumah Sakit Dr Saiful Anwar (RSSA), dr Kohar Hari Santoso, pun juga mengatakan bahwa tingginya BOR hampir sama dengan yang disampaikan Khofifah. Namun, dia menuturkan dikarenakan kondisi ICU penuh, maka kini RSSA menambah 42 bed.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sedang berupaya memperluas fasilitas UGD RSSA.  “UGD kita penuh sampai ke halaman, jadi halaman memang kita buat lebih longgar supaya pasien yang tidak bisa masuk UGD bisa terlayani. Fasilitas UGD Incovid juga akan kami tambah, kalau yang isolasi reguler sudah stabil,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr Kohar menjelaskan, bagi pasien yang tidak bisa masuk ke UGD, untuk sementara akan di rawat di bangunan semi permanen di halaman. “Selama inikan, mereka nunggu di mobil karena UGD penuh. Tapi ini disetting bangunan semi permanen kapasitas sampai 25 pasien,” tuturnya.

Baca Juga :  Kemenparekraf Diskusi Tentang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Batu

RSSA sendiri, tambahnya, telah menjadi RS rujukan Covid-19 di Jatim. Pasien terkonfirmasi positif tak hanya berasal dari Kota Malang maupun Malang Raya, namun dari seluruh Jatim. Tidak hanya itu, untuk Rumah Sakit (RS) Darurat yang ada di Jatim, akumulasi BOR sebesar 54 persen.

Sedangkan untuk rumah karantina atau Safe House, sebesar 52 persen.  “Meski begitu, kita harus waspada. Jangan karena melandai, BORnya turun, kita malah lengah,” pungkasnya

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Adinda

    Kanal Terkait