SATUKANAL.COM
PPP Rekom Anak Pramono
Logo PPP
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN POLITIK STRAIGHT NEWS

DPC PPP Kediri Lebih Memilih Abstain di Pilbup 2020

SATUKANAL, KEDIRI – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kediri lebih memilih untuk abstain pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020.

Perihal tersebut dinyatakan langsung oleh Ketua DPC PPP, Taufiq Chavifudin.

Laki-laki yang akrab disapa Taufiq tersebut mengatakan, keinginan abstain dalam Pilbup kali ini bukan tanpa sebab, menurutnya dengan mendukung bumbung kosong pihaknya akan mencederai demokrasi yang telah berjalan.

“Namun sekali lagi, ini hanya sikap dari DPC Partai PPP jika lebih baik abstain dari pada harus berbagung dengan koalisi. Karena ini jelas tidak baik untuk dilakukan. Intinya, semua gambaran politik yang terjadi ditingkat bawah sudah kita sampaikan kepada DPP. Dan hasilnya kita serahkan dan menunggu keputusan DPP.” katanya.

Baca Juga :  Puluhan Orang di Kabupaten Kediri Terjaring Razia Yustisi Didenda 100 Ribu

Fenomena gerbong koalisi partai besar tersebut dinilai mencederai demokrasi dan tidak memberikan pendidikan politik yang benar terhadap masyarakat ditingkat bawah.

“Fakta ini menjadi bukti sebagai kemunduran bagi demokrasi. Ini menunjukkan kegagalan di internal partai politik dalam mencetak figur atau calon untuk berani maju. Dampak krisis calon figur yang diusung membuat persaingan di Pilkada juga tidak kompetitif,” lanjutnya.

Dikatakan oleh Taufiq, jika dirinya diberikan kesempatan untuk memilih, maka dirinya lebih baik memilih abstain daripada harus mengikuti gerbong koalisi besar seperti yang dilakukan oleh partai lain. Namun demikian, dirinya tetap menunggu keputusan dari DPP seperti apa, yang disinyalir dalam kurun waktu 2-3 hari akan segeran keluar.

“Kita lihat keputusannya seperti apa. Jika ternyata DPP memutuskan untuk berkoalisi, ya kita sebagai pengurus partai ditingkat bawah tetap harus tawaduk dan mengikuti keputusan yang dipilih oleh DPP,” katanya.

Baca Juga :  Laga Uji Coba Persik Kediri Menang 3 - 0 Lawan Martapura FC

“Namun sekali lagi, ini hanya sikap dari DPC Partai PPP jika lebih baik abstain dari pada harus berbagung dengan koalisi. Karena ini jelas tidak baik untuk dilakukan. Intinya, semua gambaran politik yang terjadi ditingkat bawah sudah kita sampaikan kepada DPP. Dan hasilnya kita serahkan dan menunggu keputusan DPP,” tutupnya.

Perlu diketahui untuk perolehan kursi partai politik dari pasangan Dhito-Dewi mendapat rekomendasi dari 8 partai yaitu PDIP, PKB, Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS.

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait