Ketar-ketir Covid Jenis Baru, Malang Pasang Kuda-kuda - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ketar-ketir Covid Jenis Baru, Malang Pasang Kuda-kuda
ilustrasi Covid-19 jenis baru (pixabay.com/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Ketar-ketir Covid Jenis Baru, Malang Pasang Kuda-kuda

Satukanal.com, Malang Mutasi virus Covid-19 asal Inggris B117, ditemukan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Tentunya Covid jenis baru ini membuat ketar-ketir pemerintah daerah lain salah satunya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, pasang kuda-kuda melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro agar tingkat penyebaran virus Covid mengalami pelandaian dan mutasi virus Covid-19 jenis baru tidak sampai masuk Kota Malang.

“Insyaallah, kita kuatkan PPKM mikro. Kita kuatkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Memang, penambahan kasus akhir-akhir ini di Kota Malang fluktuatif. Namun yang terpenting, disamping kesadaran masyarakat sudah terbangun dengan baik, pengendalian tetap terus ditingkatkan,” terang Sutiaji.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Target Renstra Kota Malang 2018-2023 Turun

Diakuinya, setiap hari pihaknya selalu meminta laporan monitoring kepada tiap-tiap camat maupun lurah di seluruh Kota Malang. Meski sudah ada tiga varian virus yang masuk ke wilayah Jawa Timur, ditegaskan Sutiaji, Kota Malang masih belum ditemukan kasus serupa.

“Alhamdulillah, Kota Malang tidak ada varian virus baru yang masuk. Yang terpenting tracing dikendalikan yang benar. Karena sudah ada mutasi virus baru dari Inggris, India, dan Afrika Selatan yang ditemukan beberapa wilayah seperti Jember, Mojokerto, serta Bangkalan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, pun juga membenarkan bahwa sampai saat ini belum ada jenis baru Covid yang masuk di Kota Malang. “Benar, di Kota Malang belum ditemukan mutasi virus Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Si Melon Ijo, Solusi Sebaran Elpiji Subsidi Tepat Sasaran

Meski begitu, pria yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu terus mengingatkan masyarakat untuk selalu patuh protokol kesehatan (Prokes) yakni 6M, yang meliputi mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menjaga imunitas.

“Usahakan ketika berkegiatan baik di dalam rumah, terlebih lagi di luar rumah tetap menggunakan prokes. Dan kita imbau juga untuk mengurangi mobilisasi ke tempat-tempat yang memang terindikasi adanya varian baru itu,” tutup dr Husnul.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait