SATUKANAL.COM
WCC Dian Mutiara
Penyuluhan WCC Dian Mutiara bekerjasama dengan Kelurahan Gadingkasri
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kerjasama WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri dalam Penyuluhan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

SATUKANAL, MALANG – Setelah Women’s Crisis Centre – WCC Dian Mutiara sukses melakukan penyuluhan mengenai cara pencegahan dan penanganan permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kampung Pemulung, Muharto (29/8).

Kali ini (31/8) WCC Dian Mutiara melanjutkan kegiatan penyuluhan dengan kembali mengangkat tema yang sama, bertempat di Aula Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Berbeda dengan kegiatan penyuluhan sebelumnya yang diselenggarakan di Kampung Pemulung, kali ini penyuluhan diselenggarakan dengan kerjasama antara WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri.

Kegiatan penyuluhan ini juga diikuti oleh kader-kader di lingkungan kelurahan seperti kader-kader dari posyandu, PKK, RT/RW, dan beberapa masyarakat Kelurahan Gadingkasri.
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, acara ini juga dijadikan sebagai ajakan kepada masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Baca Juga :  Lawan KDRT, WCC Dian Mutiara Gelar Kampanye Sekolah Paralegal di Masa Pandemi COVID-19

Tidak jarang, kebiasaan baru ini telah menimbulkan persoalan-persoalan baru dalam lingkungan keluarga, salah satunya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sri Wahyu selaku perwakilan dari WCC Dian Mutiara menyebutkan maka perlu adanya sosialisasi bagi masyarakat tentang pengetahuan psikologis, hukum, dan sosial untuk mencegah kekerasan tersebut.

“Di masa pandemi ini, kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya terkait dengan jumlahnya, namun juga terkait dengan jenis-jenis kekerasan yang semakin kompleks. Kekerasan yang pada umumnya berbasis gender, kini telah bergeser pada kekerasan yang difasilitasi oleh teknologi atau disebut Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)”, ujar Sri Wahyu.

Sri Wahyu WCC Dian Mutiara
Sri Wahyu selaku perwakilan dari WCC Dian Mutiara memberikan penyuluhan di Kelurahan Gadingkasri

Jejaring sosial saat ini menjadi platform yang sering disalahgunakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak yang saat ini lebih intens melakukan kegiatan sekolah berbasis online (daring). Hal tersebut juga rentan bagi perempuan maupun anak mengalami kekerasan, terutama kekerasan seksual dan psikologis.

Baca Juga :  Wujudkan Pembangunan Desa/Kelurahan yang Berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Madiun Gelar Webinar Bertajuk Responsif Gender

Maka dari itu, sosialisasi terkait dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus lebih ditingkatkan untuk mencegah adanya kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Dari adanya kerjasama dengan Keluarahan Gadingkasri, Sri Wahyu selaku perwakilan dari WCC Dian Mutiara berharap terselenggaranya acara penyuluhan ini dapat mengaktifkan forum KLA di kelurahan-kelurahan, khususnya di Kota Malang.

Beliau juga ingin meningkatkan keaktifan forum anak di tingkat kecamatan yang lebih berdayaguna bagi anak pada umumnya. Ini juga dijadikan sebagai upaya preventif kekerasan yang umumnya dialami oleh perempuan dan anak, serta menciptakan keluarga yang nyaman dan aman.

Kanal Terkait