Kenali 10 Nama Baru Varian Baru Virus Corona - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kenali 10 Nama Baru Varian Baru Virus Corona
ilustrasi varian baru virus corona (Foto: pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Kenali 10 Nama Baru Varian Baru Virus Corona

Satukanal.com, Nasional – Nama-nama bagi varian baru virus corona yang telah terdeteksi di sejumlah negara diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meski begitu, pelabelan varian virus Corona yang baru ini tidak menggantikan nama ilmiah yang ada. Mereka akan tetap digunakan dalam penelitian.

WHO memutuskan memberikan nama-nama baru bagi varian virus corona yang tidak terkait dengan satu negara, namun masih tetap mudah diingat. Nama tersebut menggunakan alfabet Yunani.

“Tidak ada negara yang boleh distigmatisasi karena mendeteksi dan melaporkan varian,” kata Van kerkhove melalui akun Twitternya (31/05/2021).

Penggunaan alfabet Yunani oleh WHO sendiri digunakan pada dua kategori varian virus corona yaitu: Variants Of Concern (VOC) dan Varian Of Interest (VOI).

Mereka yang masuk dalam VOC adalah varian Covid-19 yang sebelumnya telah memenuhi syarat-syarat sebagai VOI, dan lewat penilaian komparatif, telah terbukti dengan satu atau lebih perubahan pada tingkat kesehatan masyarakat global yang signifikan.

Sedangkan mereka yang masuk di kategori VOI,  jika dibandingkan dengan isolat referensi, genomnya memiliki mutasi dengan implikasi fenotipik (karakteristik) yang telah ditetapkan atau diduga teridentifikasi jadi penyebab transmisi di beberapa komunitas/beberapa kasus/klaster Covid-19, atau terdeteksi di banyak negara, atau dinyatakan sebagai VOI oleh WHO yang berkonsultasi dengan WHO SARS-CoV-2 Virus Evolution Working Group.

Lalu, apa saja penamaan batu untuk varian baru virus corona tersebut? Berikut rincian lengkapnya:

1. Varian Inggris B.1.1.7 (Alpha)

Varian B.1.1.7 adalah varian yang pertama kali muncul di Inggris pada Desember 2020. Jenis ini termasuk dalam kategori Variants Of Concern (VOC).  Adapun sejumlah gejala dari varian baru ini yakni demam, batuk, sulit bernapas, menurunnya fungsi indera pengecap dan penciuman dan keluhan pada saluran pencernaan.

Baca Juga :  Ombak Tinggi, Pantai Watu Leter Jarang Dikunjungi

2. Varian Afrika Selatan B.1.351 (Beta)

Varian B.1.351 pertama kali ditemukan di Teluk Nelson Mandela, Afrika Selatan pada Oktober 2020. Varian B.1351 yang tergolong dalam Variants Of Concern (VOC) bisa mempengaruhi netralisasi beberapa antibodi, namun belum terdeteksi apakah jenis tersebut mampu meningkatkan risiko keparahan penyakit. Varian ini juga memiliki kemampuan penularan yang lebih cepat dan berpotensi mengakibatkan kematian yang tinggi.

3. Varian Brasil P.1 (Gamma)

Varian P.1 merupakan varian yang ditemukan di Brasil. Jenis ini tergolog dalam kategori Variants Of Concern (VOC). Varian ini juga sama dengan varian B.1.352 ditemukan lolos dari netralisasi saat diinkubasi dengan antibodI yang dihasilkan sebagai respon terhadap gelombang pertama pandemi.

4. Varian India B.1.617.2 (Delta)

Varian B.1.617 merupakan varian baru dari mutasi ganda E484Q dan L452R. Jenis ini juga tergolong dalam kategori Variants Of Concern (VOC). Varian ini dianggap pula lebih menular dan bisa menyebar lebih cepat.

5. Varian Amerika Serikat B.1.427/B.1.429 (Epsilon)

Varian baru ini adalah varian Californian yang diperkirakan menyumbang 52 persen kasus Covid di California, 41 persen di Nevada dan 25 persen di Arizona. Varian ini tergolong dalam kategori Varian Of Interest (VOI).

6. Varian Brasil P.2 (Zeta)

Varian P2 adalah varian lain selain varian P1 yang terdeteksi lebih dulu di Brazil dan digolongkan dalam kategori Varian Of Interest (VOI). Varian ini juga telah terdeteksi lebih dahulu di Inggris dan dilaporkan menyebar di Rio de Janeiro. Meskipun mengandung E484K namun diangggap tak cukup untuk menetapkannya masuk sebagai Varian kekhawatiran.

Baca Juga :  Ketar-ketir Covid Jenis Baru, Malang Pasang Kuda-kuda

7. Varian B.1.525 (Eta)

Variaan B.1525 adalah varian yang baru-baru ini diidentifikasi di Inggris. Varian ini tergolong dalam kategori Varian Of Interest (VOI). Varian ini punya mutasi gen protein linjakan. Namun, belum ada bukti bahwa varian ini lebih menular atau mengarah ke penyakit yang lebih parah.

8. Varian Filipina P.3 (Theta)

Varian asal Filipina ini dideteksi di Filipina dan ditemukan pada sampel lokal Filipina. Varian termasuk pada kategori Varian Of Interest (VOI). Meskipun belum cukup bukti varian tersebut berdampak pada kesehatan masyarakat namun tetap ada kemungkinan virus lebih menular dibandingkan versi aslinya.

9. Varian Amerika Serikat B.1.526 (Lota)

Varian B.1526 mulai ditemukan pada sampel yang dikumpulkan di New York. Belum diketahui apakah virus lebih menular dibandingkan virus aslinya. Varia ini tergolong dalam kategori Varian Of Interest (VOI).

10. Varian India B.1.617.1 (Kappa)

Varian B1617.1 atau Kappa merupakan barian baru yang terdiri dari mutasi ganda dan tergolong dalam kategori Varian Of Interest (VOI). Varian ini terbukti resisten terhadap antibodi Bamlanivimab yang digunakan untuk pengobatan Covid-19, serta berkurangnya kerentanan terhadap antibodi netralisasi untuk B1617.1.

Nah, itulah ulasan mengenai kesepuluh varian baru virus Corona beserta penamaan yang diberikan oleh WHO. Dari kesepuluh varian tersebut, ada beberapa diantaranya yang terjadi di Indonesi serta negara Eropa.

Dengan adanya pengelompokan varian virus baru tersebut, diharapkan kita dapat lebih berhati-hati sertasenantiasa menjalankan protokl kesehatan (prokes) dengan semestinya.

 

 

Penulis : Adinda
Editor : Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait