SATUKANAL.COM
Rapat koordinasi tim Pora (Aris)
BERITA

Kemenkumham Jatim : Penyalahgunaan Izin Tinggal Dominasi Pelanggaran Oleh WNA

Satuchannel.com, Kota Malang – Sebagaimana instruksi Presiden terkait pengawasan orang asing atau Warga Negara Asing (WNA), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur, menindaklanjuti dengan membentuk tim pengawas orang asing (Pora).

Melalui Kabid Intel Dakim Kemenkumham Jawa Timur Med Evawandi menyatakan selama ini pihaknya mengaku kesulitan melakukan pengawasan orang asing hingga ke tingkat RT RW.

“Personel kami terbatas, selain itu cakupan area kami yang luas membuat kami tak bisa mengawasi satu per satu daerah secara khusus,” tuturnya kepada awak media di Atria Hotel, Senin siang (25/9).

Ia menambahkan dengan adanya tim Pora (Pengawasan Orang Asing, red) di setiap kecamatan di wilayah Kantor Imigrasi Kelas 1 Malang dapat memudahkan kerja Kemenkumham dalam mengawasi WNA (Warga Negara Asing, red) yang berada di Indonesia.

“Melapor setiap kunjungan WNA kepada kami (Kemenkumham, red) itu kewajiban. Nantinya masyarakat juga bisa melaporkan melalui kecamatan jika ada orang asing yang masuk diam – diam,” tambah Med Evawandi.

Saat ini, Tim Pora sudah terbentuk di 300 kecamatan di Kantor Imigrasi Se Jawa Timur, jumlah ini lebih meningkat dibandingkan tahun 2016 yang berjumlah 42 kecamatan yang tercover.

Saat ditanya terkait pelanggaran yang paling sering dilakukan, pihaknya mengatakan, penyalahgunaan izin tinggal masih menjadi dominasi pelanggaran oleh para WNA.

“Izinnya kerja tapi setelah kontrak habis masih tinggal di sini. Atau izin untuk berwisata digunakan untuk bekerja juga menjadi dominan,” tuturnya.

Ia berharap adanya Tim Pora ini membuat masyarakat lebih responsif melaporkan di tingkat terendah RT RW untuk mencegah orang asing yang bermaksud tak baik.

Tim Pora ini nantinya akan terdiri dari berbagai unsur diantaranya TNI, Polri, Kemenkumham, Kementerian Agama, Badan Intelejen, Kodim, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ristekdikti. (Aris)

Kanal Terkait