Kemenkes Terapkan Alur 4 Meja Pada Program Vaksinasi Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kemenkes Terapkan Alur 4 Meja Pada Program Vaksinasi Covid-19
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Kemenkes Terapkan Alur 4 Meja Pada Program Vaksinasi Covid-19

SATUKANAL.com, NASIONAL– Untuk keperluan vaksinasi nasional, Kementerian kesehatan (Kemenkes) mengumumkan Indonesia akan menyediakan vaksinasi covid-19 yang berasal dari tujuh produsen.

Hingga kini, jumlah vaksin dari seluruh produsen mencapai 329,5 juta dosis. Ketujuh produsen vaksin itu antara lain Bio Farma, Sinovac, Oxford-AstraZeneca, China National Pharmaceutical Corporation (Sinopharm), Pfizer-BionTech, Moderna dan Novanax.

Kemenkes menyebutkan Badan Pegawas Obat dan Makanan (BPOM) masih melakukan evaluasi untuk menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA). Meski demikian, pemerintah telah berencana melakukan vaksinasi kepada sejumlah pihak 13 Januari mendatang.

Kelompok awal yang menjadi prioritas penerima vaksin yaitu tenaga kesehatan. Bagi mereka yang akan menerima vaksin akan mendapatkan notifikasi SMS dan selanjutnya harus dilakukan registrasi ulang.

Sedangkan untuk proses pelaksanaan layanan vaksinasi telah tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor hk.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Keputusan ini ditandatangani oleh Dirjen P2P Muhammad Budi Hidayat pada 2 Januari 2021.

Dalam keputusan tersebut disebutkan mengenai alur yang akan dilalui oleh seorag penerima vaksin. Yang disebut dengan alur 4 meja. Penerima vaksin harus berada di setiap meja dan melewatinya agar bisa melakukan proses vaksinasi secara lancar.

Lebih lanjut, alur pelayanan vaksinasi covid-19 4 meja ini akan diberlakukan di puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan lain maupun pos pelayanan vaksinasi. Berikut penjelasan terkait alur meja secara terperincinya:

Meja pertama

Pada meja pertama ini dilakukan pendaftaran dan verifikasi data. Para penerima vaksin akan di data oleh petugas kemudian dilakukan pencocokan dengan data sebelumnya. berikut penjelasannya:

  • Petugas memanggil sasaran penerima vaksinasi ke meja 1 sesuai dengan nomor urutan kedatangan
  • Petugas memastikan para penerima vaksin menunjukkan nomor tiket elektronik (e-ticket) atau KTP untuk dilakukan veridikasi sesuai dengan tanggal pelayanan vaksinasi yangtelah ditentukan.
  • Verifikasi data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Pcare Vaksinasi (pada komputer/laptop/HP) atau secara manual yaitu dengan menggunakan daftar data sasaran yang diperoleh melalui aplikasi Pcare Vaksinasi yang sudah disiapkan sebelum hari H pelayanan.
Baca Juga :  Video Viral Pecel Lele Harga Nuthuk, Begini Aturan Sebenarnya!

Meja Kedua

Pada meja ini  akan dilakukan anamnesa untuk melihat kondisi kesehatan. Petugas kesehatan juga akan mengidentifikasi kondisi penyerta (komorbid) serta melakukan pemeriksaan fisik sederhana. Pemeriksaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah.

Sebagai informasi, vaksinasi tidak akan diberikan pada mereka yang mempunyai riwayat konfirmasi covid-19, wanita hamil, menyusui, usia di bawah 18 tahun dan beberapa kondisi komorbid.

Selanjutnya,data skrining akan diinput secara online oleh petugas.apabila penginputan secara online tidak bisa maka hasil skrining akan dicatat untuk kemudian diinput setelah koneksi tersambung. Nantinya, berdasarkan data yang diinput tersebut akan muncul rekomendasi hasil apakah sasaran penerima masih bisa melanjutkan vaksinasi atau tidak atau mungkin harus ditunda dahulu.

Apabila memungkinkan untuk ditunda, maka petugas menyampaikan informasinya melalui notifikasi SMS blast ulang atau melalui aplikasi peduli lindungi untuk melakukan registrasi ulang dan menentukan jadwal pengganti. Selanjutnya akan dilakukan pengisian keputusan hasil skrining oleh petugas. Jika saat skrining terdeteksi penyakit tidak menular atau adanya infeksi covid-19 maka pasien akan dirujuk ke Poli Umum untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Besok, Hujan Meteor Arietied Dapat Disaksikan Dengan Mata Telanjang

Petugas juga  akan memberikan penjelasan singkat mengenai vaksin yang diberikan, manfaat dan reaksi simpan (KIPI) yang mungki terjadi serta penanganan yang harus dilakukan ketika muncul hal tersebut.

Meja Ketiga

Setiap meja disarankan lebih dari 1 meja dan disesuaikan dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada did alam ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Pada meja ketiga aan dilakukan pemberian vaksin. Untuk vaksin multidosis, petugas akan menuliskan tanggal dan jam dibukanya vial vasin dengan pulpen atau spidol di label pada vial vaksin.

Petugas akan memberikan vaksinasi secara intra muskular sesuai prinsip penyuntika aman. Nama sasaran, NIK, nama vaksi serta nomor batch vaksin akan dituliskan petugas pada sebuah memo. Memo ini diberikan kepada sasaran penerima untuk diserahkan kepada petugas di meja empat.

Meja Keempat

Di meja ini dilakukan pencataan. Petugas akan mempersilahkan sasaran untuk menunggu 30 menit sebagai antisipasi apabila terjadi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). KIPI merupakan kejadian medis yang tidak diinginkan yang terjadi setelah pemberian imunisasi dan belum tentu memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin. Penerima vaksin akan diberikan kartu vaksinasi dan penanda edukasi pencegah covid-19. Kartu ini bisa berupa manual ataupun elektronik.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait