Kemendikbud Akan Beri Bantuan Ke 2 Juta Guru Honorer | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kemendikbud Akan Beri Bantuan Ke 2 Juta Guru Honorer
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kemendikbud Akan Beri Bantuan Ke 2 Juta Guru Honorer

SATUKANAL.com, NASIONAL– Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan memberikan bantuan subsidi upah bagi para guru honorer di Tanah air. Bantuan ini senilai Rp 1.800.000.

Nadiem Makarim mengungkapkan subsidi upah bagi guru honorer tersebut akan mendapat anggaran senilai Rp 3,6 triliun. Nadiem pun mengapresiasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi X DPR yang mendukung adanya bantuan upah tersebut.

“Kabar gembira hari ini adalah berkat perjuangan dari Komisi X, perjuangan dari Kemendikbud dan juga dukungan luar biasa dari Kemenkeu kita berhasil mendapatkan bantuan subsidi upah bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan yang non PNS sebesar 1,8 juta rupiah yang akan diberikan 1 kali. Jadi sekaligus kita memberikannya,” jelas Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Baca Juga :  Kemendikbud, Nadiem Makarim Perbolehkan Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021

Menurutnya, bantuan tersebut akan diterima oleh semua tenaga kependidikan honorer dengan sasaran penerima sekitar 2 juta guru honorer. Bantuan ini akan disalurkan kepada para guru, dosen, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium hingga tenaga administrasi baik yang berada di sekola negeri ataupun swasta.

“Jadi siapa aja itu, dosen, guru, guru honorer, dosen tidak tetap, dan non PNS, guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, tenaga administrasi. Jadi semuanya ada bantuannya. Di semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta ya. Total sasaran kita sedikit lebih dari 2 juta orang ya,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemendikbud Sukses Gelar KRI 2020, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Raih Juara Umum

Dari total sasaran yang ditargetkan mendapatkan bantuan ini, Nadiem kemudian menjelasakn sejumlah persyaratan bagi penerimanya. Pertama, para guru honorer harus berstatus WNI serta tidak menerima bantuan subsidi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan tidak berstatus PNS.

Selain itu, persyaratan lain bagi penerima bantuan yaitu tidak menerima salah satu bantuan semi bansos misalnya kartu Pra-kerja sampai dengan 1 oktober 2020. Lebih lanjut, calon penerima bantuan harus smemiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta.

“Jadi kita tidak ingin tumpang tindih dengan bantuan-bantuan bansoso dari kemnaker ataupun juga yang semi bansoso dari Prakerja. Lalu, mereka juga haru smemiliki penghasilan di bawah 5 juta rupiah per bulan,” sambung Nadiem.

 

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait