Kemenag Sebut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021, Belum Dapat Kepastian - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kemenag Sebut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021, Belum Dapat Kepastian
BERITA Kanal Highlight

Kemenag Sebut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021, Belum Dapat Kepastian

SATUKANAL.com, NASIONAL– Hingga saat ini, pihak Kementerian Agama (Kemenag) belum mendapat kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraa Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag, Ramadan Haris menyebut, meski belum dapat dipastikan, pihak Kemenag masih terus menyiapkan pelaksanaan ibadah haji.

“Sampai hari ini kami belum memiliki kepastian pemberangkatan jemaah haji. Tapi kita terus berharap agar kita dapat pemberangkatan jemaah haji,” ungkapnya.

Kemenag juga terus mempersiapkan berbagai skenario mitigasi termasuk alur pergerakan jemaah jika ada pemberangkatan haji tahun 2021. Adapun langkah atau alur pergerakan jemaah haji yang pertama adalah setiap jemaah haji harus divaksin Covid-19 terlebih dahulu.

Alur selanjutnya yakni dengan karantina asrama haji selama 3×24 jam.  Ramadhan mengatakan, jemaah akan menjalani swab antigen saat tiba di asrama haji. Kemudian, pada hari ketiga jemaah akan kembali melakukan tes usap (swab) polymerase chain reaction (PCR).

Baca Juga :  Perhatikan! Ini Aturan Menikah Saat PPKM Darurat

Apabila hasilnya negatif, kata Ramadhan, jemaah haji bisa berangkat ke Arab Saudi. Dan sebaliknya, apabila positif akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji. Lalu, para jemaah akan dikarantina dalam hotel Mekkah setibanya di Arab Saudi.

“Karena kemungkinan yang diberangkatkan hanya sedikit maka semua jemaah akan turun di Jeddah,” ucapnya. Alur berikutnya yang perlu diperhatikan adalah moqat dengan protokol kesehatan.

Menurutnya, jjemaah haji yang akan melaksanakan umrah wajib diberangkatkan dengan menggunakan bus menuju tempat miqaat dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah Arab Saudi.

Selama di Mekkah, selain umrah wajib dan thawaf Ifadhah di Masjidil Haram, jemaah diberikan kesempatan tiga kali ke Masjidil Haram dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Sementara pergerakan jemaah saat puncak ibadah haji akan menyesuaikan dengan ketentuan di Arab Saudi,” kata dia.

Baca Juga :  Rekomendasi Vitamin Saat Isolasi Mandiri, Simak!

Lalu, alur lanjutan yang harus dilakukan adalah adanya swab PCR sebelum pulang ke Indonesia. Jemaah haji akan dipulangkan pada hari keempat melalui bandara di Madinah. “Jika hasilnya negatif , jemaah haji dipulangkan ke Tanah Air. Jika hasilnya positif aakan dilakukan isolasi mandiri pada hotel di Madinah,” kata Ramadhan.

Tahapan terakhir adalah swab antigen daat di asmara haji, Indonesia. Apabila hasilnya negatif, jemaah haji dipulangkan ke daerah masing-masing dan melakukan karantina mandiri di rumah. Namun, bila positif akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji.

‘Selama proses penyelenggaraan haji, jemaah dan petugas wajib menerapkan protokol kesehata yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan serta pembatasan mobilitas dan interaksi,” ucapnya.

 

 

 

Pewarta : Adinda
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait