Kemdikbud: Pendaftar KIP Kuliah di SNMPTN 2021, Jangan Lupa Periksa Status Sinkronisasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kemdikbud: Pendaftar KIP Kuliah di SNMPTN 2021, Jangan Lupa Periksa Status Sinkronisasi
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kemdikbud: Pendaftar KIP Kuliah di SNMPTN 2021, Jangan Lupa Periksa Status Sinkronisasi

SATUKANAL. com, NASIONAL– Warganet ramai memperbincangkan status sinkronisasi KIP atau Kartu Pintar Kuliah dengan pendaftar SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Twitter. Sebagai informasi, jika data telah sinkron maka akan muncul status sinkronisasi pada kolom “Status Sinkronisasi LTMPT”.

Beberapa diantara mereka mengatakan bahwa status sinkronisasi LTMPT belum muncul, padahal telah melakukan pendaftaran SNMPTN. Bagi peserta SNMPTN yang telah yakin memasukkan semua data dengan benar, dapat langsung melakukan finalisasi. Adapun sinkronisasi antara SIM KIP-Kuliah dan SIM Pendaftaran SNMPTN-LTMPT akan dilakukan secara otomatis dan berkala melalui mekanisme host-to-host.

Sony H Wijaya selaku Tim Teknis KIP Kuliah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebut bahwa peserta KIP Kuliah dapat memantau hasil sinkronisasi secara berkala. Sony menjelaskan, sinkronisasi antara KIP Kuliah dan SNMPTN menggunakan parameter NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), dan tanggal lahir.

Meski demikian, jika terjadi proses sinkronisasi yang gaga maka akan diinformasikan penyebab gagalnya serta bagaimana saran perbaikannya. Apabila memang terkait dengan data, maka peserta diminta untuk segera memperbaikinya sebelum berakhirnya pendaftaran SNMPTN tahun ini, pada 24 Februari 2021.

Baca Juga :  Hari ini, pendaftaran SNMPTN 2021 resmi dibuka. Begini Tahapannya

Menurutnya, mayoritas penyebab kegagalan sinkronisasi, antara lain ketidaksesuaian data antara tanggal lahir yang tercatat di SIM KIP Kuliah dan SIM Pendaftaran SNMPTN.

“Untuk kasus ini, siswa dapat memperbaiki tanggal lahir tersebut di SIM KIP Kuliah melalui Menu Biodata pilih Perbarui Biodata. Isikan tanggal lahir sama seperti yang tercatat di portal LTMPT,” papar Sony dilansir dari kompas.com (23/02/2021).

Sementara itu, Pendaftaran akun KIP Kuliah telah dibuka pada 8 Februari lalu, dan berlangsung hingga 31 Oktober 2021. Dari informasi terbaru yang didapatkan, peserta SNMPTN yang juga menerima KIP Kuliah tak perlu melakukan input nomor KIP Kuliah di laman SNMPTN. Sehingga, peserta KIP-Kuliah jalur seleksi SNMPTN hanya perlu melengkapi berkas pendaftaran KIP-Kuliah dan memilih seleksi SNMPTN di menu “SELEKSI SIM KIP-Kuliah”.

Pendaftaran secara online, diakses melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau menggunakan aplikasi KIP Kuliah yang dapat diunduh di handphone berbasis android di Play Store dan dapat dilakukan untuk selurh jalur masuk baik SNMPTN, SBMPTN, SNMPB, SBMPN dan Mandiri.

Sedangkan untk pendaftaranya sendiri, dapat dilakukan secara mandiri atau melalui perguruan tinggi yang dapat mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan melakukan registrasi. Pendaftaran dilakukan dengan memasukkan data yang valid, meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat e-mail aktif. Alamat e-mail akan digunakan untuk pengiriman nomor pendaftaran dan kode akses, setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN.

Baca Juga :  Jumlah Peminat Tertinggi SNMPTN Sebelumnya, Pendidikan Dokter Universitas Jember Hanya Punya Daya Tampung 28 di 2021

Untuk lebih rincinya, berikut cara pendaftaran KIP Kuliah:

  • Pendaftaran akun dapat dilakukan melalui laman kip kuliah.kemdikbud.go.id atau aplikasi KIP Kuliah
  • Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat e-mail yang aktif
  • Setelah itu, sistem akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah
  • Jika proses validasi berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat e-mail yang didaftarkan
  • Setelah itu, siswa dapat masuk ke dalam SIM KIP Kuliah menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran dan memilih proses seleksi yang akan diikuti ( SNMPTN, SBMPTN, SNMPN, SBMPN, atau Mandiri).
  • Sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa, akan ada verifikasi lebih lanjut bagi calon penerima KIP yang telah dinyatakan oleh perguruan tinggi.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait