Kembangkan Pelaku UKM, Shopee Kumpulkan Penjual Lokal Malang | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Shopee kumpulkan reseller di Harris Hotel Kota Malang (Aris)
BERITA

Kembangkan Pelaku UKM, Shopee Kumpulkan Penjual Lokal Malang

Satuchannel.com, Kota Malang – Salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia, Shopee mengadakan program kumpul penjual lokal pada 9 Kota di Indonesia, salah satunya yang diadakan di Kota Malang, Sabtu sore (10/6). Acara yang digelar di Ballroom Harris Hotel ini diikuti hampir 100 pelaku UKM lokal di Kota Malang dan sekitarnya yang menjadi bagian penjual di Shopee.

Direktur J&T Robin Lo dan Marketing Lead shopee, Ahmad Alkatiri (Aris)

Acara ini merupakan wujud Shopee selaku perusahaan e-commerce yang mempunyai mitra para UKM untuk bersilaturrahmi, mengembangkan jaringan, dan berbagi ilmu membangun bisnis yang sukses.

Kota Malang dipilih dari 9 Kota lainnya di Indonesia selain Jakarta, Bandung, Bekasi, Semarang, Medan, Bogor, Solo, dan Balikpapan. Hal ini dikarenakan Kota Malang memiliki potensi UKM lokal yang besar.

“Sebagai kota kedua terbesar di Jawa Timur, Malang memiliki banyak sekali potensi UKM lokal yang dapat dikembangkan dengan maksimal lagi.” ungkap CEO Shopee, Chris Feng.

Baca Juga :  Gelar Acara Bimtek Musrenbang, Wakil Wali Kota Malang : Kinerja Laskar Perencana Harus Optimal

Kolaborasi antara Shopee dengan J&T selaku perusahaan ekspedisi pengiriman barang juga diharapkan masyarakat memudahkan untuk berbelanja online terlebih di bulan Ramadhan.

Direktur J&T, Robin Lo menyatakan jangkauan J&T yang luas menjadikan pembeli dari Shopee tak perlu khawatir barangnya tak sampai ke daerah – daerah di Indonesia.

Direktur J&T Robin Lo (Aris)

“J&T meski baru berdiri pada 2015 saat ini sudah berkembang pesat, kita mempunyai lebih dari 10.000 kurir atau yang kita sebut sprinter. Di Jawa Timur sendiri terdapat 1400-an orang.” jelas Robin Lo kepada awak media, Sabtu petang (10/6).

Sementara itu, Marketing Lead Shopee, Ahmad Alkatiri mengatakan Shopee telah meng-cover 514 kabupaten / kota di Indonesia dengan nilai transaksi seharinya dengan nilai mencapai Rp 200.000.

“Dari transaksi tersebut 90% gunakan handphone-nya, ini sejalan dengan misi Shopee saat pertama lahir pada Juli 2015 dengan melaunching aplikasi smartphone terlebih dahulu.” tambah Ahmad Alkatiri dalam jumpa pers dihadapan awak media.

Baca Juga :  Warga Protes Air Bau Minyak Tanah, Pihak PDAM Malang Sarankan Tak Gunakan Air

Ia juga menambahkan penjual di Shopee sebagian besar merupakan pelaku UKM yang tumbuh subur. Terlebih kita sedang mengembangkan relasi penjual di luar Jabodetabek untuk bergabung ke sistem online bersama Shopee.

Marketing Lead Shopee, Ahmad Alkatiri (Aris)

Terkait acara kumpul ini, ia mengungkapkan partisipasi di Kota Malang sendiri terbilang salah satu yang tertinggi dari 9 kota diselenggarakannya kumpul pelaku UKM ini.

“Yang ikut, 98 orang di kota lain terbanyak 120 orang. Tapi begitu aktif acaranya tadi. Nantinya pelaku UKM juga akan kita jaga relasinya, dengan diadakan pembinaan dan kumpul rutin 2 minggu sekali. Oleh karenanya tadi dipilih ketua kelas untuk mengkordinir 98 orang yang hadir.” jelasnya.

Kanal Terkait