Kembangkan Bisnis Ramah Lingkungan, Nurbeti Produksi Fashion Ecoprint yang Menawan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
fashion ramah lingkungan
Produksi Fashion Ecoprint Nurbeti (Foto: Lutfia/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Kembangkan Bisnis Ramah Lingkungan, Nurbeti Produksi Fashion Ecoprint yang Menawan

Satukanal.com, Malang Ingin tetap ramah lingkungan, Nurbeti ciptakan fashion yang cantik dengan bahan-bahan alami.

Fashion dengan menggunakan konsep ecoprint berhasil didistribusikan oleh Nurbeti sampai ke wilayah Sumatra dan sekitarnya secara online.

“Ini produk ecoprint terdiri dari syal, kain yang terbuat dari ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin), sutra, viscose, rayon,” ujar Nurbeti sembari menunjukkan produk-produk hasil ciptaannya bersama tim.

Memiliki rumah produksi di Jalan Danau Belayan, Sawojajar Kota Malang, ia menjelaskan bahwa membutuhkan waktu setidaknya enam jam untuk memproduksi satu kain.

“Ecoprint itu proses mencetak daun di dalam media yang terbuat dari alam juga kaya rayon kan dari serat seperti serat bambu, lalu ada sutra dari ulat sutra pokoknya dari alam semua,” lanjut Nurbeti.

Baca Juga :  Pindah Domisili Tak Perlu Surat Keterangan RT, Tak Perlu Ribet!
Produk ecoprint Nurbeti (Foto: Lutfia/ Satukanal.com)

Bisnis yang sudah ia rintis sejak tahun 2014 tersebut bermula dari kesenangannya terhadap batik.

Hingga kemudian, ia mulai mengembangkan bisnisnya dengan memperdalam teknik ecoprint dengan tujuan turut serta dalam pelestarian lingkungan.

Menariknya, komitmen tersebut ia terapkan dalam proses produksi yang mulai dari bahan, media, hingga pewarna sepenuhnya dihasilkan dari alam.

“Pewarna lingkungan kita pakai seperti sechang, manjakani, kunyit, temulawak, akasia. Enggak ada kita pakai sintetis jadi ramah lingkungan,” imbuhnya.

Selain menciptakan produk-produk berbahan kain, Nurbeti juga mengembangkan dompet kartu berbahan kulit polos.

Baca Juga :  Tracing di MAN 2 Kota Malang, Hasil Swab Antigen: 8 Siswa Positif Covid-19

Ia memadukan bahan kulit berwarna polos dengan teknik ecoprint sehingga terciptalah warna dan motif yang rupawan.

“Kita ngambil daun-daun lalu kita tata di atas media, penataan tergantung dengan seninya masing-masing. Ini warna asli, ada dari daun lanang, ada juga cemara kita ambil dari gunung, daun truja yang menghasilkan warna merah, daun ketul, daun mangga juga,” ujar Nurbeti.

Meskipun sepenuhnya tercipta dan berasal dari alam, namun produk yang dihasilkan oleh Nurbeti memiliki warna dan motif yang sangat indah dipandang mata.

Warna-warna yang tercipta dari bahan alami tersebut berhasil menciptakan kesan yang lembut serta tidak mudah luntur.

 

Pewarta : Lutfia
Editor : Adinda

Kanal Terkait