Kedai Kopi Tjap Giling, Ngopi Nuansa Rumahan Dengan Menu Ala Cafe - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kedai Kopi Tjap Giling, Ngopi Nuansa Rumahan Dengan Menu Ala Cafe
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kedai Kopi Tjap Giling, Ngopi Nuansa Rumahan Dengan Menu Ala Cafe

SATUKANAL.com, MALANG– Kota Malang memang tak sebesar Surabaya atau Jakarta. Meski begitu, Malang punya sederet tempat istimewa yang tak  kalah menarik untuk dikunjungi. Salah satunya yakni Kedai Kopi Tjap Giling. Kedai yang nampak seperti rumah pada umumnya ini  memang punya konsep berbeda dari tempat kopi lain di Kota Malang.

Sepintas, kedai ini terlihat begitu sederhana. Tanpa pagar dan tempat parkir yang hanya berada di pekarangan depan. Namun, saat memasuki kedai kopi ini nuansa nostalgia begitu kental terasa. Meja kursi kayu dan rotan tersusun rapi. Ada juga kamera-kamera dan koper jadul yang terpajang rapi di sudut ruangan kedai. Bahkan, mesin ketik jadul juga terlihat menghias ruangan.

Tak hanya itu, musik yang diputar pun berasal dari radio lama yang masih berjalan dengan sangat baik. Di kedai ini, pengunjung tak bisa request lagu kekinian favorit mereka. Karena lagu yang diputar berasal dari radio yang menyesuaikan channel kala itu.

Kedai Kopi Tjap Giling tepatnya terletak di Jalan Raya candi 5 No.135 Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Lokasinya di wilayah perkampungan, disekitar perumahan warga. Kedai ini berdiri sejak tahun 2017 dan menajdi salah satu kedai yang terbilang unik.

Konsep ngopi di rumah yang ditawarkan kedai ini senada dengan furnitur serta tampilannya yang jadul. Walau begitu, kedai ini sudah menggunakan mesin kopi espresso dengan biji kopi pilihan yang di roasting sendiri oleh pemiliknya. Handoko (38) sengaja meroasting atau menggoreng biji kopinya sendiri untuk tetap menjaga kualitas rasa yang konsisten.

Baca Juga :  Meme Grafiti Jembatan Kedungkandang Viral di Medsos, Kajari Malang Berikan Tanggapannya

Handoko menyampaikan bahwa kedia kopi miliknya itu sengaja dibangun dengan memanfaatkan apa yang ada. “Saya ingin mengedukasi para warga sekitar kedai tentang kopi. Ia ingin warga sekitar mengetahui ngopi yang sebenarnya serta bagaimana menikmatinya,” ungkapnya

Untuk biji kopi yang ia gunakan rata-rata menggunakan biji kopi lokal, terutama dari Jawa Timur. Handoko menggunakan dua jenis kopi yakni arabika dan robusta. Kopi arabika diambil langsung dari perkebunan kopi Gunung Arjuna seperti Budukasu, Wonosari, Lawang dan perkebunan Songgoriti.

Sedangkan kopi robusta berasal dari perkebunan di daerah Dampit dan Gunung Kawi, Kabupaten Malang.  Seringkali, Handoko juga mendatangi langsung kebun kopi milik petani tersebut. “ Saya kerap bertemua dengan mereka sembari menjalin hubungan kerjasama, agar biji kopi Malang lebih baik dan terkenal kedepannya,” terangnya.

Di Kedai Kopi Tjap Giling, menu yang disajikan juga beragam, selain kopi. Ada menu non kopi yang juga menarik seperti matcha, coklat, taro teh dan lain sebagainya. Menu andalan di Kedai Kopi Tjap Giling tak lain yaitu Kopi Kane. Kane diambil dari kata ‘enak’ yang dibalik, sesuai dengan boso walikan Malang. Kopi Kane merupakan campuran antara espresso, freshmilk dan susu kental manis.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Mulai 19 April

Ada juga cemilan dari Kedai Kopi Tjap Giling yang bernama Tahu Kiwalan. Tahu Kiwalan terbuat dari tahu yang diberi isian mirip daging bakso. Kata kiwalan berasal dari kata ‘walikan’ yang pengucapannya dibalik. Kulit krispi tahu kiwalan didapat dari kulit tahu yang dibalik dimana sisi dalam tahu yang telah digoreng dikeluarkan.

Harga tiap menu di Kedai Kopi Tjap Giling cukup bervariasi. Mulai dari 10 ribu rupiah hingga 20 ribu rupiah. Selera minuman dan makanan dapat pula disesuaikan dengan kondisi kantong para penikmatnya.

Satu lagi yang unik dari kedai Kopi Tjap Giling, Kedai ini tak menyediakan wifi layaknya kedai kopi lain. Handoko sebagai pemiliki Kedai Kopi Tjap Giling sengaja tidak memasang wifi di kedainya. Ia mengungkapkan, hal tersebut lantaran ia menginginkan agar para customer nya dapat berinteraksi satu sama lain. Dapat saling berkomunikasi serta merajut obrolan bersama barista kedai ini.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait