Kebakaran Hawai Water Park Menyisakan Trauma bagi Pengunjung | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Hawai Water Park
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Kebakaran Hawai Water Park Menyisakan Trauma bagi Pengunjung

Satukanal, Malang – Peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan wahana baru Hawai Water Park Malang, Kamis (20/3/2020) menjadi potret buram yang dicatat para pengunjung objek wisata keluarga ini.

Saat ini, pembersihan sisa kebakaran di wahana baru Hawai Water Park, yakni Studio Cruizer, terus dilakukan.

Bangunan studio seluas sekitar 500 meter persegi tersebut hangus terbakar pada Jumat (20/3/2020).

Material-material bangunan seperti besi kerangka dinding bangunan studio juga tampak melengkung terkena panasnya api.

Direktur Hawai Water Park Bambang Yudo menjelaskan, saat ini masih pembersihan puing-puing bekas kebakaran sembari menunggu hasil olah TKP terkait penyebab pasti kebakaran.

“Ya akan dipastikan dulu mengenai penyebab kebakaran sembari bersih-bersih,” ungkapnya (21/3/2020).

Ditanya mengenai langkah pembangunan wahana baru tersebut nanti dan upaya keselamatan seluruh pengunjung, Bambang mengatakan tentunya ke depan wahana baru akan lebih ditingkatkan lagi sisi keamanannya dari berbagai faktor.

” Ya nanti kami bangun lagi dengan keamanan yang lebih terjamin . Kami punya alat pemadam kebakaran. Ada sekitar 30. Kalau kemarin kan juga cuma sebentar. Karena angin kencang, ada bahan fiber, setelah itu bisa segera dipadamkan,” bebernya.

Meskipun belum secara detail menjelaskan peningkatan keamanan yang akan dilakukan, Bambang menegaskan akan meningkatkan fasilitas-fasilitas keamanan pengunjung.

“Kalau pas kejadian kemarin kan memang kondisi tutup sejak ada imbauan pemerintah. Lagi pula itu wahana baru. Kalau Hawai-nya aman karena kan kebanyakan wahana air,” ucapnya.

Sementara itu, salah warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Dion (29) yang beberapa kali sempat berkunjung ke Hawai Water Park serta Smart Arena, meminta agar pengelola lokasi wisata itu lebih meningkatkan sistem keamanan maupun keselamatan pengunjung.

Adanya kebakaran wahana baru tersebut, menurut Dion, bisa membuat pengunjung yang membawa anak maupun keluarganya menjadi waswas saat berkunjung ke Hawai Water Park.

“Kalau seperti kejadian kemarin, kan rawan. Untung katanya pas nggak ada pengunjung di sana. Kalau pas misalnya ada, kan mereka bisa panik. Apalagi pas bawa anak-anak kecil. Ya harapannya sistem keamanan itu ditingkatkan lagi, diketatkan lagi,” jelas dia.

Setelah peristiwa ini, lanjutnya, masyarakat pasti akan berfikir ulang untuk kembali datang ke Hawai Water Park.

Sebab, sebagai objek wisata keluarga, pengunjung biasanya rekreasi dengan membawa anak-anak.

Sehingga, kejadian kebakaran tersebut menimbulkan trauma kepada wisatawan yang pernah berkunjung maupun yang belum pernah berkunjung ke Hawai Water Park tersebut.

Editor : Heryanto

Kanal Terkait