Waspada! Sehari 10 Orang Meninggal Akibat Covid di Jombang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kasus Kematian Akibat Covid di Jombang Meningkat, Sehari 72 Orang Terkonfirmasi Positif
BERITA Kanal Straight

Waspada! Sehari 10 Orang Meninggal Akibat Covid di Jombang

Satukanal.com, Jombang – Meskipun kebijakan PPKM Darurat telah diberlakukan, angka kematian akibat paparan Covid-19 di Kabupaten Jombang terus meningkat. Pada selasa (6/7/2021) 10 orang dinyatakan meninggal akibat paparan virus corona.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno membenarkan data tersebut, menurutnya 10 orang yang meninggal berasal dari beberapa kecamatan di Jombang.

“Penambahan kasus terkonfirmasi meninggal 10 orang, Kecamatan Jombang 1 orang, Mojowarno 1 orang, Jogoroto 1 orang, Ngoro 1 orang, Kesamben 2 orang, Megaluh 1 orang, Bareng 2 orang, Plandaan 1 orang,” ucapnya saat dikonfimasi wartawan pada Selasa (6/7/2021).

Dia juga mengatakan, kasus kematian sejak awal Juli cenderung meningkat meskipun tidak signifikan. Pada hari Kamis (1/7) ada 7 kasus, Jumat (2/7) ada 6 kasus, Sabtu (3/7) ada 7 kasus, Minggu (4/7) kasus kematian akibat Covid ada 7 orang, Senin (5/7) ada 9 orang. Jika ditotal secara keseluruhan, sejauh ini terhitung 605 orang terkonfirmasi meninggal dunia.

Baca Juga :  Sanusi Ingatkan Seluruh Camat Serius Dalam PPKM Darurat

Selain kasus meninggal pada hari yang sama angka penambahan pasien covid juga memprihatinkan, terhitung sebanyak 72 orang di Jombang terpapar covid.

“Dari data perkembangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 secara komulatif untuk pasien terkonfirmasi sampai dengan hari ini sebanyak 5.610 orang dari yang sebelumnya sebanyak 5.538 orang,” katanya.

Penambahan kasus tekonfirmasi 72 orang tersebut tersebar di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Jombang 16 orang, Diwek 2 orang, Peterongan 1 orang, Mojoagung 5 orang, Mojowarno 6 orang, Sumobito 8 orang, Jogoroto 1 orang.

Baca Juga :  Isu Vaksin Campuran Meroket, Ketua IDI Jombang: Malah Memperkaya Imun Tubuh

“Tembelang 2 orang, Ngoro 3 orang, Perak 2 orang, Ploso 6 orang, Kesamben 4 orang, Megaluh 2 orang, Bandar KM 5 orang, Bareng 2 orang, Kabuh 1 orang, Plandaan 5 orang, Ngusikan 1 orang,” ujarnya lebih lanjut.

Hal tersebut berbanding lurus dengan penambahan kasus terkonfirmasi sembuh yang hanya 39 orang. Dimana pasien sembuh berasal dari Kecamatan Jombang 10 orang, Peterongan 1 orang, Mojoagung 5 orang, Mojowarno 7 orang, Sumobito 1 orang, Tembelang 1 orang, Ploso 5 orang, Kesamben 1 orang, Megaluh 1 orang, Bareng 4 orang, Kabuh 1 orang, Plandaan 1 orang, Kudu 1 orang.

“Untuk status dari 5.610 orang komulatif itu, detailnya 57 orang Isolasi Mandiri
315 dirawat di beberapa rumah sakit di Jombang,” pungkasnya.

 

Pewarta : Anggit Puji 
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait