Kampung Tridi, Hadirkan Nuansa Lukisan 3 Dimensi Sebagai Destinasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kampung Tridi, Hadirkan Nuansa Lukisan 3 Dimensi Sebagai Destinasi
ilustrasi Kampung Tridi Kota Malang (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Pesona

Kampung Tridi, Hadirkan Nuansa Lukisan 3 Dimensi Sebagai Destinasi

Satukanal.com, Malang – Menarik 4 tahun ke belakang, Wisata Kampung Tridi yang sempat menjadi sorotan khalayak luas dulunya adalah kawasan bantaran sungai di sisi utara Stasiun Kota Malang yang memiliki kesan kumuh.

Bahkan, kala itu animo masyarakat seolah tersedot oleh kreasi lukisan warga yang tertuang di tembok-tembok rumah. Kampung Tridi merupakan wisata berbasis kampung yang menawarkan keindahan lukisan tiga dimensi hasil karya warga Tumenggungan Ledok, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Dikisahkan oleh Sekertaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Tridi Nuryanto, kampung instagramable ini bermula dari lomba gapura kemerdekaan pada 2016 silam. Ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dari Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) yang tepat berada samping kampung, karang taruna Kampung Tridi memilih untuk berinovasi melalui lukisan.

Bukan lukisan biasa, konsep tiga dimensi dihadirkan agar menjadi ikon andalan dari Kampung ini. “Jadi ide awalnya itu dari Edi Gimbal seniman Airbus asli kampung sini. Kemudian sepakat warga sini pakai nama Kampung Tridi,” ujar pria yang akrab disapa pak gempa itu.

Baca Juga :  Wisata Petik Jambu Kristal Batu Jual Olahan Online

Sebelum akhirnya bekerjasama dengan Indana Paint sebagai CSR, seluruh proses pengecatan dari Kampung ini murni dari swadaya masyarakat. Hingga saat ini, dalam pengelolaan wisata, mampu mempekerjakan kurang lebih 31 orang penjaga.

Berbagai spot foto andalan telah disiapkan oleh kampung ini, untuk memanjakan mata pengunjung. Mulai dari Taman Lope-Lope yang tepat disisi kanan lokasi parkir, hingga rumah kerucut yang juga kerap kali jadi jujukan pengunjung.

Selain itu, salah satu andalan lain dari Kampung ini yakni spot yang menjadi lokasi shooting dari Film Yowis Ben serta series dalam judul yang sama. Untuk menikmati spot foto yang ada pengunjung, hanya perlu merogoh kocek sebesar 5 ribu rupiah saja.

Selain tiket masuk, pengunjung juga mendapatkan souvenir berupa gantungan kunci karya warga RW 1 hingga 3 jalan Tumenggungan Ledok. “Kami punya sekitar 30 sampai 40 an pengrajin gantungan kunci. Itu memang sengaja diberdayakan, agar pengunjung punya oleh-oleh yang menjadi ciri khas dari Kampung ini,” imbunya.

Baca Juga :  UB Distribusikan 86 Hewan Kurban

Soal animo pengunjung, tentunya pandemi juga berdampak pada Kampung Tridi. Jika dirata-rata dalam sehari 100 orang pengunjung datang kini 20 orang saja sudah melegakan. Namun, kehadiran CSR memang masih amat membantu.

Dalam hal perawatan selain melalui kas warga yang tersisa Kampung Tridi masih bergantung pada hasil kerjasama dengan pihak CSR. Nuryanto menyebut meski pihaknya berharap animo pengunjung kembali meningkat, bukan berarti melupakan kondisi pandemi yang masih terus berlangsung.

Saat ini Pokdarwis Kampung Tridi tengah fokus utuk memperkuat zona hijau yang tengah mereka sandang. “Kemarin kita kan sempat kuning, tapi Alhamdulillah sudah hijau sekarang. Kita perkuat dulu sambil pelan-pelan kita siapkan event untuk menarik pengunjung,” tutupnya.

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait