Kabupaten Jombang Kejar Target Herd Immunity - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kabupaten Jombang Kejar Target Herd Immunity
Proses vaksinasi tokoh agama di pendopo Kabupaten Jombang (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Kabupaten Jombang Kejar Target Herd Immunity

Satukanal.com, Jombang – Sebagai upaya menekan persebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus menggenjot vaksinasi guna mencapai target Herd Immunity. Target itu rencananya akan selesai bulan Oktober ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, drg. Budi Nugroho menyebut pihaknya akan mencoba mengejar target vaksinasi. Ia menyebut, dosis vaksinasi pertama dan kedua harus seimbang sehingga dapat mencapai Herd Immunity.

Lebih lanjut, untuk dosis pertama, dikatakannya sudah cukup maksimal. Dimana untuk dosis pertama cakupan yang dicapai mencapai 73,08 persen terhitung per tanggal 1 Oktober 2021 lalu. Sedangkan untuk dosis kedua, masih mencapai 47,33 persen saja serta dosis ketiga mencapai 81,22 persen.

Sebab itu, saat ini pihaknya menargetkan untuk vaksinasi dosis kedua. Karena persentasenya masih jauh dari dosis pertama. Jika nantinya ingin mencapai Herd Immunity, maka persentasi capaian dosis kedua harus seimbang dengan dosis pertama.

Baca Juga :  Kekerasan Terhadap Perempuan di Jombang Masih Marak

“Mengejar dosis kedua hingga 70 persen. Untuk dosis ketiga itu memang diperuntukkan bagi Nakes (tenaga kesehatan),” ucapnya pada Selasa (5/10/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, guna mencapai target, sudah pasti dibutuhkan eksekusi yang matang. Pihaknya, disebutkannya sudah melakukan beberapa upaya vaksinasi ke masyarakat seperti door to door dan masuk ke tempat ibadah dan pusat perbelanjaan.

“Dilakukan agar cakupan bisa lebih maksimal,” katanya.

Sementara itu, untuk perkembangan persebaran kasus Covid 19 di Kota Santri sendiri terbilang menurun, terlepas dari status Kabupaten Jombang yang sudah masuk zona PPKM Level 1. Upaya meminimalisir Covid dari dalam juga dilakukan seperti vaksinasi dan sosialisasi oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Ngotot Berjualan, PKL Meluber di Trotoar Kawasan Utara SLG

Budi melanjutkan, selama jenjang satu minggu kemarin, jumlah temuan kasus aktif Covid kurang dari 10 orang. Setiap kecamatan juga sudah ada beberapa yang masuk zona hijau dan kuning. “Jika dibandingkan pada bulan Juli, penurunannya cukup jauh,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia tetap menghimbau supaya masyarakat tidak lengah. Karena kasus Covid sewaktu-waktu bisa saja kembali naik, jika masyarakat acuh dan meninggalkan protokol kesehatan (prokes).

 

Pewarta: Anggit Puji 
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait