Juru Parkir di Kota Malang Bergaji Setara UMK - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Juru Parkir di Kota Malang Bergaji Setara UMK
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Juru Parkir di Kota Malang Bergaji Setara UMK

SATUKANAL.com, MALANG – Pada gelaran acara peresmian dan launching alat elektronik parkir di lokasi parkiran Stadion Gajayana Kota Malang, Senin (04/01/2020). Sutiaji selaku Wali Kota Malang turut memimpin kelangsungan kegiatan peresmian tersebut.

Peresmian mesin E-Parking ini merupakan salah satu inovasi yang bertujuan untuk menekan bocornya pendapatan asli daerah (PAD) dari potensi retribusi parkir.

Penggunaan mesin E-Parking juga bertujuan guna mempersiapkan Kota Malang untuk menyongsong sederet program berbasis digitalisasi. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk target Kota Malang menerapkan Smart City.

Meski pemberlakuan mesin E-Parking yang nantinya akan dipasang di beberapa kawasan Kota Malang. Sutiaji meminta kepada para Juru Parkir (jukir) untuk tidak khawatir akan kehilangan pekerjaannya.

Nantinya Pemerintah Kota Malang akan berupaya untuk melakukan perekrutan sesuai regulasi kepada para jukir tersebut dan akan diberi gaji sesuai dengan standart upah minimum kota (UMK) di Kota Malang.

Baca Juga :  Guru TK Tersandung Pinjol, Ini Insentifnya Tiap Bulan

Sutiaji menyampaikan, “Apabila usianya tidak memenuhi, nanti bisa minta digantikan anggota keluarga lainnya. Hal ini justru meningkatkan dan mensejahterakan petugas parkir,” Ujarnya.

Tujuan utama dari pemasangan mesin E-Parking di Stadion Gajayana ini merupakan sebuah inovasi guna menerapkan transparansi di lingkungan Pemkot Malang untuk memperbaiki sistem parkir dan menghindari kebocoran retribusi parkir. Juga memperbaiki penataan perparkiran agar lebih tertib, efektif dan efisien.

Handi Priyanto selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, menjelaskan bahwa, sistem elektronik (E-parking) akan diterapkan untuk tata kelola parkir di Kota Malang. Penggunaan mesin E-Parking nantinya juga akan merekrut para jukir untuk dijadikan tenaga kontrak Dishub Kota Malang.

Baca Juga :  UB Jadi PTN Paling Banyak Terima Mahasiswa SBMPTN

“Jukir yang ada selama ini akan kami rekrut jadi tenaga kontrak Dishub Kota Malang. Biasanya, mereka pendapatannya sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu per hari, diganti per bulan, jadi Rp 2,9 Juta, dua kali lipat.” Ujarnya.

Kepala Dishub Kota Malang ini juga menjelaskan, para jukir nantinya akan diberikan pelatihan atau pembekalan khusus secara bertahap. “Kami akan kumpulkan. Setiap hari, maksimal 50 orang. Nanti akan kami sosialisasikan tugas-tugas mereka,” Jelasnya.

Parkir elektronik atau E-parking di Stadion Gajayana, Nantinya akan dikelola oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sebagai salah satu upaya tata kelola sistem parkir yang lebih transparan.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait