Jualan Online Tak Peroleh Hasil, Pedagang Hewan Qurban di Kediri Kembali ke Pasar - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jualan Online Tak Peroleh Hasil, Pedagang Hewan Qurban di Kediri Kembali ke Pasar
Penjual Hewan Kurban Kediri (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Jualan Online Tak Peroleh Hasil, Pedagang Hewan Qurban di Kediri Kembali ke Pasar

Satukanal.com, Kediri – Imbauan Pemerintah Pusat terkait penjualan hewan qurban secara daring selama masa PPKM Darurat sudah dilakukan oleh sebagian penjual di Kabupaten Kediri. Namun hingga hari ini pedagang mengaku belum memperoleh hasil dari penjualan online.

Yasir, salah satu pedagang sekaligus peternak sapi asal Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mengaku turut melakukan penjualan secara daring melalui Media Sosial (Medsos) Facebook dan WhatsApp pribadinya.

Namun hingga hari ini, dia mengaku belum mendapatkan hasil secara maksimal. Sampai akhirnya dia tetap melakukan aktivitas jual beli secara konvensional di Pasar Purwokerto Ngadiluwih.

“Kemarin ada 1 ekor, permintaan secara daring. Tapi belum deal,” jelas Yasir kepada Satukanal.com, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga :  Kota Kediri Dibayangi Kelangkaan Pasokan Oksigen

Menurutnya, penjualan secara daring dinilai kurang memuaskan bagi para pembeli hewan qurban karena mereka tidak dapat melihat secara langsung calon sapi yang hendak dibeli.

Meski begitu, Yasir dan para pedagang lainnya tetap menghormati aturan pemerintah dengan memenuhi protokol kesehatan ketat. “Karena ini masih PPKM Darurat kita hormati, semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan Kabupaten Kediri Yhuni Ismhawati mengatakan, untuk beralih dari penjualan konvensional menjadi penjualan daring masih banyak faktor yang menjadi kendala.

Baca Juga :  Persik Perkenalkan Tian, Playmaker Anyar Asal Brasil

Salah satunya dari pembeli yang kurang puas apabila tidak melihat secara langsung dagangan hewan qurban. “Belum familiar untuk masyarakat di Kabupaten Kediri. Terutama untuk pembelinya, mereka lebih marem atau senang, kalau melihat langsung,” ungkap Yhuni, Selasa (13/7/2021).

Dia juga mengatakan faktor kendala lainnya, ialah pengenalan media teknologi bagi penjual dan pembeli hewan qurban yang masih sangat minim, penggunaannya sebagai media transaksi jual beli.

“Tapi setidaknya sudah ada beberapa penjual, yang mempunyai media online, untuk memasarkan ternaknya,” tuturnya.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Ubaidhillah 

Kanal Terkait