Jokowi Optimistis Perolehan Suara di Malang Raya Capai 70 Persen, TKD: Saat Ini Sudah 68 Persen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Jokowi Optimistis Perolehan Suara di Malang Raya Capai 70 Persen, TKD: Saat Ini Sudah 68 Persen

Sebagai petahana, calon presiden (capres) RI nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kembali menang mutlak di Malang Raya. Tim Kampanye Daerah (TKD) Malang Raya pun ditarget untuk memenuhi perolehan suara hingga 70 persen.

“Hasil kita di Malang Raya dulu 61 persen pada Pemilu 2014. Untuk 2019 ini, tadi sudah disampaikan TKD, minimal 70 persen,” ujar Jokowi saat hadir dalam kampanye tertutup di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin (25/3/2019) malam.

Sebelumnya, Ketua TKD Kota Malang Achmad Wanedi menguraikan target perolehan suara naik menjadi 70 persen pada Pilpres 17 April mendatang. “Yang disampaikan Haji Wanedi tadi itu (target) minimal lho. Nanti, kalau tanggal 17 April sore sudah ada hasilnya, saya akan ke sini tanya berapa hasilnya. Hati-hati Pak Ketua (TKD) saya telepon, berapa hasilnya, sesuai target atau tidak,” ujar suami Iriana itu.

Jokowi sendiri mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai. “Melihat antusias malam ini, saya yakin 70 persen bisa dapat. Nggak dapat yaa kebangetan (keterlaluan),” ucapnya.

Ketua TKD Kota Malang Achmad Wanedi mengungkapkan bahwa seluruh partai koalisi dan relawan yakin bahwa target 70 persen tersebut bisa tercapai. “Insya Allah saat ini sudah di angka 68 persen lebih. Jadi, kurang 2 persen. Bisalah kami kejar hingga nanti hari pemungutan suara,” ujar kader PDI Perjuangan Kota Malang itu.

Baca Juga :  Kejari Bakal Terus Pantau Dana Covid-19 Kota Malang

Wanedi menyebut bahwa angka itu bukan berasal dari survei internal yang dilakukan TKD. “Itu survei dari luar. Jadi, nggak dibaik-baikin (angkanya). Hasil itu juga menjadi penyemangat kami sehingga bisa optimistis. Saya sampaikan, sesuai janji kami nanti bisa di atas 70 persen,” kata pria yang juga ketua pelaksana kampanye tersebut.

Wanedi menyebut, sebaran angka 70 persen itu didominasi suara yang dihimpun partai-partai koalisi. “Kami sudah cukup masif (melakukan kampanye di masyarakat). Untuk partai koalisi, kalau dikumpulkan (suaranya) di atas 65 persen. Itu belum dari relawan dan komunitas-komunitas pendukung,” urainya. “Caleg (calon legislatif) juga memperjuangkan diri sendiri dan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf saat berkampanye,” tambahnya.

Wanedi menambahkan, kedatangan Jokowi dalam kampanye tertutup tersebut sekaligus mengobati kekecewaan para pendukung atas agenda-agenda sebelumnya yang batal dihadiri orang nomor satu di Indonesia itu. “Obat kekecewaan juga,” ujar Wanedi saat ditemui usai acara.

Baca Juga :  Sisa 300 Pasien Isoman, Kota Malang Gerak Cepat Pindahkan ke Isoter

Dia menuturkan bahwa kegiatan kampanye tertutup itu dipersiapkan dalam waktu yang relatif pendek. “Persiapan kampanye di Malang ini sangat pendek. Hanya lima hari setelah dapat kepastian. Kebagian ruang indoor. Antusias, banyak yang ingin ikut padahal panitia harus membatasi jumlah massa. Dari 3 ribu undangan, yang hadir lebih dari 10 ribu,” pungkasnya.

Dalam agenda tersebut, sejumlah tokoh nasional turut hadir. Mulai dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Ketua PP Muslimat NU/Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Mahfud Arifin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Sekjen PDIP Hasto Kristianto.

Jajaran pimpinan daerah Malang Raya juga tampak hadir. Yakni Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, CEO Arema Agoes Suryanto, dan lain-lain.

Kanal Terkait