Jokowi Jadi Orang Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19 | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jokowi Jadi Orang Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Jokowi Jadi Orang Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19

SATUKANAL.com, NASIONAL– Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama. Hal tersebut diangkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Vaksinasi covid-19 menurutnya akan dimulai pada Rabu depan (13/12/2021).

“Penyuntikan pertama akan dilakukan pada Rabu Depan di Jakarta oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” ungkap Kemenkes yang dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan Kemendagri.

Sebelumnya, Joko Widodo juga sempat menyampaikan bahwa dirinya sebagai penerima pertama vaksin covid-19. Jokowi menyebut jika hal tersebut dilakukan untuk memberikan kepercayaan dan rasa aman akan vaksin yang aan digunakan.

“Saya tegaskan lagi, nanti saya akan menjadi penerima pertama vaksin. Pertama kali untuk berikan kepercayaan, keyakinan masyarakat bahwa vaksin aman digunakan,” ujarnya dalam konferensi pers Desember 2020.

Pada vaksinasi tahap awal ini akan diberikan kepada tenaga medis sebagai garda depan melawan virus corona covid-19. Totalnya ada 1,3 juta tenaga kesehatan yang akan disuntikkan.

Baca Juga :  PPKM Kabupaten Malang, Wali Santri Pondok Pesantren Dilarang Berkunjung

Sedangkan untuk penyuntikan akan dilakukan setelah Badan pengawas obat-obatan dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan arurat atau izin penggunaan lainnya untuk vaksin covid-19. Meski demikian, hinggga saat ini belum ada izin terkait vaksin covid-19 yang diterbitkan BPOM.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan vaksinasi vaksin virus corona akan dilakukan pada 13 Januari 2021. Vaksinasi vaksin Covid-19 akan diawali oleh Presiden Jokowi dan kemudian dilanjutkan secara serentak di 34 provinsi secara bertahap.

“Meski sudah ada vaksin, masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Doni dalam Rakor Kesiapan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021).

Sebagaimana diketahui, pada Januari, fokus pelaksanaan vaksinasi vaksin Covid-19 adalah di ibu kota provinsi dan kabupaten/kota yang berbatasan dengan Ibu Kota. Ditargetkan, semua sasaran SDM kesehatan sudah selesai divaksinasi vaksin Covid-19 pada Februari.

Baca Juga :  Ringankan Perekonomian Pekerja Seni dan Pelaku Usaha, Pemkot Batu Berikan BST Profesi

Target sasaran vaksinasi vaksin Covid-19 berikutnya akan ditambahkan mengikuti ketersediaan vaksin. “Sementara pemerintah, Bapak Menteri Kesehatan sedang berjuang untuk memperbanyak vaksin dalam waktu yang secepat-cepatnya. Namun, kita lihat jumlah penduduk kita 269-270 juta orang, tidak mungkin divaksin dalam waktu yang bersamaan, butuh waktu,” ujar Doni.

Untuk tahap pertama, Doni menyebutkan, vaksinasi vaksin Covid-19 akan diberikan pada golongan umur 18-59 tahun. Sementara usia lebih dari 60 tahun bisa divaksinasi setelah dikeluarkannya informasi keamanan vaksin vaksin virus corona dan persetujuan dari BPOM untuk pemberian vaksin Covid-19 corona pada golongan umur tersebut.

“Penekanan Bapak Presiden setiap rapat, beliau selalu menyampaikan, ‘Pak Doni, sampaikan, jangan sampai nanti masyarakat menganggap ada vaksin kita bebas, apalagi tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin sesuai dengan kriteria yang disampaikan oleh Bapak Menkes’,” tutur Doni.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait