Jenis Mutasi Baru Virus Covid-19 di Inggris, Potensi Penularan Lebih Mudah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jenis Mutasi Baru Virus Covid-19 di Inggris, Potensi Penularan Lebih Mudah
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Jenis Mutasi Baru Virus Covid-19 di Inggris, Potensi Penularan Lebih Mudah

SATUKANAL.com, NASIONAL – Mutasi baru dari virus Covid-19 ditemukan lebih mudah menyebar. Virus tersebut telah terdeteksi di Inggris dan ditemukan di beberapa warganya yang pergi ke luar negeri dan kembali lagi ke Australia.

Diberitakan dari Reuters bahwa, dua pelancong dari Inggris yang terbang ke negara bagian New South Wales, Australia, ditemukan membawa varian virus Covid-19 tersebut. Kedua pelancong tersebut kini tengah menjalani proses karantina.

Varian virus ini dapat mudah menular hingga 70 persen, sebelumnya varian ini juga ditemukan di Italia. Otoritas Kesehatan Italia juga telah mendeteksi seorang pasien yang terinfeksi jenis baru virus corona yang ditemukan di Inggris ini.

Penyebaran dari varian virus yang cepat ini, Pemerintah setempat bahkan melarang masyarakatnya untuk bepergian selama libur Natal dan tahun baru.

Baca Juga :  6 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Kebijakan Cuti Bersama di Tahun 2021

varian baru yang ditemukan di London memiliki tingkat mutasi yang cukup tinggi dibandingkan lainnya. Varian baru virus ini diduga menyebabkan peningkatan kasus di negara tersebut.

Beberapa peneliti menyampaikan bahwa, mutasi tersebut diduga mampu membuat imun tubuh pasien. Dari hasil penelitian Jurnal Virological, strain baru yang disebut sebagai VUI–202012/01 membawa 17 mutasi, tujuh di antaranya terjadi pada lonjakan protein pada virus tersebut.

Hal ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi mengubah anatomi dan perilaku lain dari virus.

jurnal Virological yang baru dipublikasikan mengatakan bahwa, strain baru yang disebut sebagai VUI–202012/01 membawa 17 mutasi, tujuh di antaranya terjadi pada lonjakan protein pada virus tersebut.

Hal ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi mengubah anatomi dan perilaku lain dari virus. Hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan setempat menyatakan bahwa, tingkat reproduksi strain baru ini 0,4 persen lebih tinggi daripada sebelumnya.

Baca Juga :  Sebagai Wujud Apresiasi, Pemkot Malang Siapkan Reward Bagi Para Vaksinator Covid-19

Adanya mutasi baru ini juga masih belum dapat dipastikan asal usul keberadaanya, Menurut hipotesis ilmuwan setempat, mereka adalah varian baru yang berkembang di dalam tubuh pasien dengan sistem imun lemah.

Studi lebih lanjut mengenai jenis mutasi baru ini masih harus dilakukan. Sebagai masyarakat, harus tetap menjalankan semua protokol kesehatan yang dianjurkan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menjaga jarak.

Masyarakat juga dihimbau untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang ramai dan menimbulkan kerumunan. Sebab pandemic Covid-19 ini masih belum berakhir.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait