Jenazah Orang yang Positif Covid-19 Bisa Menularkan Virus Corona? | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Covid-19 Kota Kediri
Foto : dr Fauzan Adhima Juru Bicara Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Kediri
BERITA HIGHLIGHT LIPUTAN KHUSUS STRAIGHT NEWS

Jenazah Orang yang Positif Covid-19 Bisa Menularkan Virus Corona?

SATUKANAL, KEDIRI – Banyak masyarakat yang bertanya apakah jenazah orang yang positif menderita penyakit Covid-19 masih bisa menularkan virus Corona?

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dr Fauzan Adima saat dikonfirmasi Satukanal.com mengatakan, jenazah pasien positif Covid-19 tidak akan menyebarkan virus Corona.

Namun, dengan catatan jenazah tersebut tidak langsung disentuh. Jenazah harus didiamkan dahulu kurang lebih 2 jam dari waktu kematian.

“Jadi menurut evidence based, bahwa virus Corona ini begitu sel inangnya yaitu tubuh manusia meninggal atau mati maka hitungan menit maksimal satu atau dua jam, itu virusnya juga ikut mati,” jelasnya.

Baca Juga :  Tips Aman Berwisata Ke Pantai Saat Pandemi Covid-19

Dengan fakta tersebut, masyarakat diharap tidak panik apabila nantinya ada jenazah pasien positif Corona berada tak jauh dari kediamannya. Pun jenazah itu cukup diberlakukan layaknya jenazah pada umumnya.

“Artinya masyarakat tidak usah khawatir akan tertular oleh virus ini, oleh jenazah (pasien positif Covid-19). Jenazah tidak akan menularkan (virus),” sambung Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri tersebut.

Menurut dr Fauzan, sejauh ini belum ada bukti medis yang menyatakan bahwa jenazah pasien positif Covid-19 bisa menularkan virus Corona. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tak khawatir berlebihan.

Baca Juga :  Tips Aman Berwisata Ke Pantai Saat Pandemi Covid-19

Adapun sejauh ini, lanjut dr Fauzan, belum ada kasus pasien positif Corona di Kota Kediri. Berdasarkan pendataan yang dilakukannya, di Kota Tahu ini hanya terdapat 12 orang dalam risiko (ODR) yang kini dalam pengawasan.

Dalam kesempatan ini, dr Fauzan juga menyoroti beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa klorokuin dapat mengobati penyakit Covid-19.

dr Fauzan memastikan informasi tersebut tidak benar. “Itu (klorokuin yang dikatakan bisa menyembuhkan Covid-19) hoaks, nggak benar, nggak ada bukti klinis,” pungkas dr Fauzan.

Pewarta: M Ubaidillah

Redaktur: N Ratri

Kanal Terkait