Jelang Nataru, Polres Tulungagung Musnahkan 365 Botol Miras dan Knalpot Brong | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Jelang Nataru, Polres Tulungagung Musnahkan 365 Botol Miras dan Knalpot Brong

Di akhir tahun 2019, Polres Tulungagung kembali memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) dan ribuan liter miras oplosan yang disita dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) selama beberapa bulan belakangan. Pemusnahan miras dilaksanakan di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Kamis (19/12) pagi.

Pemusnahan miras disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh agama dan masyarakat. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, dalam operasi pekat petugas berhasil menyita sebanyak 3.685 botol miras berbagai merek serta puluhan liter ciu atau miras oplosan.

Dari barang sitaan yang dimusnahkan kali ini, miras jenis ciu mendominasi dengan jumlah 1680 botol, kemudian Anggur Merah 475 botol, Iceland 350 botol, Alimy 287 botol, Vodka 254 botol, Kuntul 253 botol, Oplosan 226 botol dan Prost 160 botol.

Minuman haram tersebut disita dari puluhan penjual yang tersebar di beberapa daerah di Kabupaten Tulungagung. Baik yang dijaring oleh Satreskrim, Satnarkoba hingga Polsek jajaran.

“Pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat ini merupakan rangkaian kegiatan Polres Tulungagung dalam menciptakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang kondusif. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut hasil operasi pekat,” ujar EG Pandia.

Selain itu, 15 knalpot brong hasil razia Satlantas juga turut dimusnahkan dengan cara di potong menjadi beberapa bagian.

“Dengan slogan Astuti, mari kita tetap menciptakan Tulungagung yang aman dan damai serta kondusif,” tambahnya.

Untuk acara pemusnahan, Pandia langsung meminta mengemudikan sendiri alat berat yang digunakan untuk melindas ribuan botol itu.

Kapolres juga mengatakan untuk menghadapi natal dan tahun baru serta liburan, potensi teror, Kerawanan di jalan serta gangguan keamanan lain harus di waspadai. Pihaknya juga melakukan cek kesiapan personel untuk mengantisipasi semua kemungkinan di akhir tahun ini.

“Ada sekitar 526 personil yang kita siapkan, potensi Kerawanan akan kita antisipasi dengan kesiagaan anggota baik dari kepolisian dan juga Instansi lain yang terlibat dengan konsentrasi di 9 pos pengamanan,” terangnya.

Dari jumlah personil yang disiagakan, 300 personel Polres ditambah TNI, Dishub dan pramuka serta unsur lain yang terlibat.

Kanal Terkait