Jejak Perjuangan Gus Dur Patut Dijadikan Contoh Generasi Muda - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jejak Perjuangan Gus Dur Patut Dijadikan Contoh Generasi Muda
Nurhidayat saat ziarah bersama rombongan TNI AL ke makam Gus Dur (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
Kanal Straight

Jejak Perjuangan Gus Dur Patut Dijadikan Contoh Generasi Muda

Satukanal.com, Jombang – Generasi muda harus warisi darah berjuang dari para pahlawan. Seperti halnya dengan jejak perjuangan KH Abdurrahman Wachid atau Gus Dur yang patut untuk dijadikan contoh dalam berjuang.

Hal tersebut disampaikan Nurhidayat, Komandan Kondiklatal TNI (Tentara Nasional Indonesia) pada Senin (4/10/2021).

Bukan tanpa alasan, ia mengatakan generasi muda memang harus mencontoh teladan perjuangan pahlawan saat ziarah ke makam Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Gudur dan para muazis Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang.

“Kami ingin mewarisi, bagaimana mereka memperjuangkan Indonesia dengan mengorbankan jiwa dan raga hingga tumpah darah mereka yang patut kami Contoh sebagai generasi muda, kami patut untuk mengikutinya,” ucapnya kepada awak media usai ziarah dan meninjau vaksinasi Covid-19 di Ponpes Tebuireng.

Menurutnya, Gus Dur merupakan sosok Presiden yang karismatik dan para tokoh Ponpes Tebuireng adalah tauladan yang patut dicontoh oleh kaum muda saat ini.

Penyandang pangkat Laksamana Madya TNI ini menegaskan, dengan berziarah ke para pejuang atau pahlawan terdahulu, sebagai pengingat perjuangan mereka untuk diteladani.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk meneruskan perjuangan beliau, dan Kita harus ikut mendoakan semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Antrian, Polres Kota Batu Gelar Vaksinasi Drive Thru

Pria Kelahiran 7 Desember 1965 itu datang bersama rombongan TNI ke Ponpes Tebuireng. Selain ziarah dalam bentuk tabarukan kepada para pahlawan pendahulu, juga dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76 tahun.

Dalam kegiatan peringatan HUT TNI ke-76 tersebut juga dilaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada para santri Ponpes Tebuireng sejumlah 5000 dosis vaksin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Nurhidayat, Dankodiklatal, Catur Putrah Gunadi, Kasdiv 2 Kostrad, Nur Alamsyah, Gubernur AALE, Edwin,Danpuspenerbal, Sri Sulistyo, Wadanlantamal V, Slamet, Wakapolda Jatim, Moh. Spon, Danlanud Muljono, Mundjidah Wahab Bupati Jombang.

Sebagai informasi, Gus Dur memang terkenal dengan julukan bapak Pluralisme. Penyematan ini merupakan gambaran proses jejak sang kyai dalam memperjuangkan apa yang tertanam dalam salah satu sila Pancasila yakni ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.

Seperti dikutip dari Medcom.id, Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Karuniana Dianta Arfiando Sebayang mengajak masyarakat mencontoh sifat Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Utamanya, terkait toleransi dan sikap peduli sesama.

Baca Juga :  Peringati Hari Batik Nasional, KTH Siap Dibuka Kembali

“Beliau memikirkan kaum termajinalkan dari kelompok di luar Islam,” kata Dianta di Restoran Garuda, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 4 Januari 2020. Bagi Dianta, Gus Dur bukan sekadar ulama atau mantan kepala negara. Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy’ari itu adalah sosok pemersatu bangsa.

Dianta menuturkan, banyak orang masih mengagumi Gus Dur. Semasa memimpin Indonesia, Gus Dur juga punya banyak prestasi. Salah satu yang paling diingat Dianta yakni ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat kuat di era Gus Dur.

“Orang percaya dengan kepemimpinannya, indikatornya adalah kurs dolar bisa turun sampai Rp7 ribu rupiah,” tutur Dianta.

Gus Dur juga dikenal sebagai pemimpin yang mengayomi semua agama. Gus Dur tak pernah membeda-bedakan perlakukan terhadap warga negara, apa pun latar belakangnya. Ia meyakini bila sifat Gus Dur terus diteladani, para pemimpin saat ini akan membuat Indonesia lebih maju.

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

  • Disambut pihak pesantren
    Disambut pihak pesantren
    Sesi foto bersama pihak ponpes
    Foto by Anggit

Kanal Terkait