Januari 2022, Tiga Gedung SMP Baru Siap Ditempati - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Januari, 3 SMP Baru Siap Ditempati
peletakan batu pertama pada bangunan SMP Negeri Gadang Kota Malang (Foto: Chosa Setya/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Januari 2022, Tiga Gedung SMP Baru Siap Ditempati

Satukanal.com, Malang – Pemerintah Kota Malang membangun tiga gedung SMP baru di Kota Malang. Pembangunan gedung SMP Negeri Mulyorejo, SMP Negeri Gadang, dan SMP Negeri Polehan itu ditargetkan tuntas pada Desember 2021 dan bisa dipergunakan Januari 2022.

Walikota Malang Sutiaji secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pada salah satu gedung; SMP Negeri Gadang Kota Malang Senin (21/06/2021).

Sutiaji mengungkapkan, ketiga sekolah baru itu akan menambah jumlah SMP Negeri di Kota Malang yang semula 27 menjadi 30 sekolah. Yakni SMPN Mulyorejo menjadi SMPN 28, SMPN Gadang menjadi SMPN 29 serta SMPN Polehan menjadi SMPN 30.

“Karena memang kebutuhan akan pendidikan terus kita tingkat kan terlebih di kota Malang ini memang pendidikan murah memang harus kita kuatkan. Tapi bukan berarti yang swasta nanti tidak murah. Saya kira tetap kita berkompetisilah. Swasta ditarik dengan kompetensi untuk bersaing dengan hibah yang sudah kita kuatkan, terus penguatan yang lain yang harus kita kuatkan, ” ujar Sutiaji pada Satukanal.com.

Terkait tenaga pendidik yang bakal mengisi di ketiga sekolah tersebut, alumnus IAIN Kota Malang itu menyebutkan pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan tersebut. Apalagi pembangunan ketiga SMP Negeri baru ini telah menjadi kebijakan dari Pemkot Malang.

Baca Juga :  Si Ikan Nila, Inovasi Kelurahan Bakalankrajan Di Ajang Sinovik 2021

Dia menambahkan ke depannya di Kota Malang tidak ada lagi sekolah unggulan, namun pemerataan kualitas dari seluruh sekolah yang ada di wilayah Kota Malang. “Sebenarnya dengan sertifikasi itu sesungguhnya sudah ada pengimbasan. Jadi kewajiban guru sekian jam ketika di sekolah itu tidak terpenuhi maka dia wajib untuk mengimbaskan ke pendidikan yang lain,” terangnya.

Upaya pemerataan kualitas dari seluruh sekolah akan dilakukan dengan melakukan rotasi guru-guru, “Harus dibarengi dengan rotasi guru-guru yang memang lama di sekolah sekolah menurut dalam kutip favorit digeser ke sekolah yang notabenenya perlu penguatan,” imbuh Sutiaji.

Terpisah Suwarjana menerangkan, ditargetkan seluruh sekolah bakal selesai pengerjaan pada bulan Desember 2021. Dengan harapan pada Januari 2022 ketiganya siap ditempati oleh peserta didik.

“Ini kan masih kami bangun 8 kelas ruang kelas. Kemudian Insya Allah ruang laboratorium, ruang kepala sekolah, ruang guru toilet semua sudah ada. Yang belum hanya ruang kesenian saja nanti tahun depan termasuk 4 kelas yang lain dan lapangan kayak basket dan sebagainya di 2022 ,” terang pria asal Kota Bantul itu.

Dia menambahkan, daya tampung masing-masing sekolah untuk sementara masih untuk 240 siswa saja. Baru kemudian pada tahun 2022 akan dilanjutkan penambahan kelas untuk meningkatkan daya tampung siswa.

Baca Juga :  Kabar Duka, Tokoh NU KH Zaenudin Djazuli (Gus Dien) Wafat

Saat ini, ketiga SMP yang gedung dalam proses itu bahkan telah menerima peserta didik pada tahun ajaran 2021-2022. Siswa yang diterima ketiga sekolah masih berstatus dititipkan  di sekolah lain. Untuk sementara siswa SMPN 28 berada di SMPN 15, SMPN 29 di SMPN 7 serta SMPN 30 berada di SMPN 21 Kota Malang.

Disinggung soal anggaran, Plt Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang itu menyebutkan dari total 13 miliyar yang dianggarkan, hanya 10 miliyar saja yang disetujui sebagai anggaran fisik. Soal ketersediaan SMP Negeri di Kota Malang.

Suwarjana menjelaskan, pihaknya sementara waktu akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan perlu adanya pemerataan antara sekolah negeri dan swasta di Kota Malang.

“Karena kita juga punya SMP swasta, kalau semaunya di buka SMP Negeri nanti Kasihan yang swasta. Jadi istilahnya kita membuat seadil mungkin antara negeri dan swasta. Karena lulusan SD, MI kita ada 14.000 sementara daya tampung 7000 sekian untuk negeri berarti yg separuhnya di MTS dan swasta,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait